7 Tempat yang Ingin Dikunjungi di Korea Selatan Bersama Cheria Travel

Bismillahirohmanirohim,

Aku mungkin bukanlah pecinta Drama Korea ataupun K-Pop. Tapi 2016 lalu ga disangka-sangka alhamdulillah aku dapat rejeki untuk mengunjungi Korea Selatan. Liburan ke Korea Selatan ini sebenarnya adalah liburan mamaku bersama teman-teman sesama dosen di institusi tempat mama mengajar. Keikutsertaan aku dalam tour ke Korea Selatan ini adalah bagian pelengkap, biar makin ramai saja.  Waktu ditawari untuk ikut liburan ke Negeri Ginseng ini tentu saja aku tak menolak (setelah sebelumnya memastikan aku punya cukup tabungan untuk menutupi biayanya ya). Aku pikir, seru juga liburan bersama mama dan teman-temannya, apalagi mengingat beberapa tahun belakangan ini beliau sangat sibuk sehingga sudah lama kami tak menghabiskan waktu bersama. Sayangnya satu hari sebelum hari keberangkatan kondisi nenekku memburuk, sehingga akhirnya mama memutuskan untuk ga jadi berangkat.

Jadilah hanya aku yang berangkat bersama  teman-teman mama. Untung saja aku memang sudah mengenal sebagian besar dari mereka, mengingat memang mamaku sudah lebih dari 20 tahun mengajar di institusi tersebut. 6 hari aku berada di Korea Selatan, mengunjungi tempat-tempat cantik, menikmati keindahan cherry blossoms, serta tak lupa berbelanja aneka kosmetik Korea. Liburan yang menyenangkan, sebenarnya, meski ada beberapa hal yang sedikit mengganggu peasaanku.

Salah satu hal yang mengganggu adalah ketidakyakinan aku terhadap makanan yang aku makan. Apakah ini benar-benar halal? Mengingat Korea Selatan bukanlah negara dengan mayoritas Islam. Tentunya hal ini tak akan jadi masalah, apabila aku berwisata menggunakan Paket Tour Wisata Halal Korea dari Cheria Travel. Sesuai dengan nama yang tertera di paket wisata yang ditawarkan oleh Cheria Travel, insya Allah makanan-makanan yang bakal kita santap jelas kehalalannya. Karena memang Cheria Travel merupakan travel yang menekankan pada wisata halal baik domstik maupun internasional.

Hal lainnya yang mengganggu perasaan aku adalah ingin menikmati liburan bersama orang tersayang. Rasanya aku ingin menunjukkan kecantikan Korea Selatan pada suamiku. Terlebih ketika aku mengunjungi Korea Selatan April 2016 lalu adalah ketika musim semi, tak jarang pasangan-pasangan Korea menunjukkan kemesraan mereka membuat aku semakin rindu pada orang yang kucintai. Karenanya, meski dulu aku pernah berpikir untuk mengunjungi Korea Selatan, kini aku justru memasukkan Korea Selatan kedalam daftar yang ingin kukunjungi bersama Mas Met.

Kalau sampai salah satu mimpiku ini terwujud, ada beberapa tempat yang ingin aku kunjungi bersama Mas Met di Korea Selatan:

1. Nami Island

Kalau pecinta drama korea, tentunya nama Pulau Nami ini sudah tak asing lagi. Pulau kecil yang berada di wilayah Chuncheon-Si ini menjadi lokasi syuting salah satu drama Korea yang berjudul Winter Sonata dan semakin terkenal dengan tur Winter Sonata-nya. Padahal nama Nami sendiri diambil dari nama seorang jenderal yang dituduh berkhianat pada pemerintahan Raja Sejo dan dimakamkan di pulau ini.

Pulau Nami ini terkenal akan kecantikannya sepanjang tahun. Baik ketika musim semi, musim panas, musim gugur, maupun musim dingin, Pulau Nami tetap menawarkan keindahan untuk dikunjungi kapan pun itu. Pulau ini memiliki luas sekitar 460.000 m2 dan diameter 6 km. Kalau kebetulan punya cukup banyak waktu, cobalah menyewa sepeda untuk berkeliling menikmati pesona Nami Island.

2. Seoraksan National Park

Ini adalah taman nasional yang berada di kawasan pegunungan Tabaek, sebelah timur Korea Selatan. Gunung Seorak merupakan gunung tertinggi ketiga di Korea Selatan. Kata ‘Seor’ memiliki arti salju, sedangkan ‘Ak’ artinya adalah gunung besar. Tak heran kalau gunung ini dinamakan Gunung Seorak, karenan memang tebing-tebingnya berwarna pucat, tampak seperti salju abadi.

Cobalah naik cable car untuk menuju Gweongseumseong Fortress, salah satu puncak Gunung Seorak. Dari ketinggian 1.200 mdpl ini kita bisa menyaksikan keindahan hutan, bukit, dan tebing-tebing batu disekitarnya.

Selain menikmati wisata alam, di Seoraksan National Park ini juga terdapat The Great Budha, sebuah patung Budha setinggi 18 m. Patung yang terbuat dari perunggu ini dibuat sekitar pada abad ke 18.

3. Myeongdong Market

Myeondong adalah salah satu kawasan di Seoul yang menjadi salah satu distrik pusat perbelanjaan. Myeongdong disinyalir sebagai salah satu surga perbelanjaan produk kecantikan. Tak heran memang, mengingat banyaknya toko-toko kecantikan brand lokal yang berada di kawasan ini. Tapi yang menjadi alasan aku untuk mengunjungi Myeongdong bukanlah karena produk-produk kecantikan. Wisata kuliner kaki lima di Myeongdong-lah yang membuat aku ingin kembali lagi ke tempat ini.

Yang namanya jajanan kaki lima, buat aku selalu menggoda untuk dicicipi. Tapi aku harus mengingat bahwa ini adalah negara dimana Islam merupakan minoritas. Lagi-lagi aku harus memastikan kehalalan makanan yang ada. Untungnya, aku punya beberapa list makanan halal di pinggir jalan kawasan Myeongdong, seperti:

Es Krim 32cm

Makan es krim cone memang selalu terasa nikmat menurut aku. Nah apalagi kalau es krimnya setinggi 32 cm. Mantap sekali bukan? Ada beberapa pilihan rasa yang bisa kita pilih untuk es krim ini, seperti vanilla, yoghurt, green tea, coklat, juga strawberi.

Croissant Taiyaki

Waffle berbentuk ikan ini sebenarnya sering aku lihat di komik-komik Jepang. Tapi ternyata di Korea pun cukup banyak yang menawarkannya. Pilihan isinya pun beragam, ada keju, kacang merah, coklat Nutela, pisang, serta kentang manis.

Banana Chocolate Crepe

Sesuai  namanya, crepe ini diisi oleh pisang dan coklat Nutela. Soal rasa kayanya ga perlu diragukan soal kenikmatannya. Apalagi kalau pecinta pisang kaya aku ini.

Strawberry Mochi

Ini mungkin satu-satunya street food di Myeongdong yang sempat aku coba ketika ke Seoul lalu. Pasalnya hujan turun dengan derasnya ketika pertama kali aku tiba di Myeongdong, sehingga tak sempat melihat-lihat jajanan kakilima yang ditawarkan selain payung. Dan ketika ada kesempatan lain ke Myeongdong, hari sudah terlalu malam. Banyak yang sudah tutup, dan hanya inilah yang sempat aku temui.

Cotton Candy

Oke, waktu aku bilang pengen beli cotton candy, aku diingetin hati-hati sakit tenggorokkan nantinya. Lagian cotton candy kan di Indonesia juga banyak yang jual. Tapi di Korea cotton candynya lucu-lucu. Warna-warni yang cantik. Sayang aja, lagi-lagi karena cuaca hujan dan angin kecang aku tak dapat menikmati makanan manis ini.

Korean Grilled Cheese Lobster

Sebagai pecinta makanan laut dan keju, sepertinya aku harus bisa menikmati makanan ini kalau ada kesempatan mengunjungi Seoul lagi. Hmm…bayangkan lelehan keju diatas daging lobster panggang yang empuk. Duh, aku ngiler.

4. Gyeongbok Palace

Gyeonbok Palace adalah istana yang dibangun pada Dinasti Joseon. Istana ini aslinya didirikan pada tahun 1394 namun hancur saat terjadinya invasi Jepang ke Korea dan dibangun kembali pada tahun 1860an. Istana yang berada diluas wilayah 410.000 m persegi ini merupakan simbol keangungan kerajaan dan rakyat Korea.

Waktu terbaik untuk mengunjungi istana ini adalah sekitar jam 10 pagi atau jam 3 sore kecuali hari Selasa. Karena pada saat itu diadakan upacara pergantian penjaga istana. Upacara ini diadakan di gerbang Gwanghwanum, yang merupakan pintu masuk utama menuju istana Gyeongbok. Dan katanya, kita bisa menyewa kostum pengawal ini. Sepertinya bakal seru ini kalau dicoba.

5. Bukchon Village

Ini adalah kawasan perumahan yang masih tradisional di Seoul. Sebenarnya ga banyak sih yang bisa dilakukan di kawasan ini selain menikmati berjalan kaki mengelilingi gang-gang sempit komplek perumahan. Tapi coba cari tempat penyewaan hanbok, baju tradisional Korea. Kenakan hanbok dan berjalan-jalanlah menyusuri Bukchon Village, nikmati sensasi bergaya asli orang Korea.  Oh iya, yang harus diingat ketika mengunjungi Bukchon Village adalah harap tenang. Biar bagaimana pun ini adalah kawasan perumahan, dimana masih banyak warga Korea yang tinggal. Hormati mereka dengan tidak berisik.

6. Namsan Park dan Namsan Tower

N Soul Tower merupakan menara komusikasi dan observasi yang terletak di Gunung Namsan, Seoul. Karena lokasinya yang tinggi, tempat ini indah banget buat melihat panorama kota Seoul dari atas.

Di sini juga terdapat gembok cinta, tempat para pasangan menggantungkan harapan mereka agar selalu bersama dengan orang yang mereka cintai.  Keseluruhan Namsan Park menurut aku penuh dengan nuansa romantis. Rasanya rugi banget ke tempat ini tanpa pasangan. Kaya aku, cuma bisa gigit jari merindu kamu  kekasih, sambil berpose mengirimkan ciuman.

Menuju tempat ini katanya paling bagus pakai cable car. Jadi bisa sambil menikmati bonus pemandangan cantik kala menuju Namsan Park ini.

7. Jeju Island

Jeju adalah pulau terbesar di Korea yang terletak di selatan Semenanjung Korea. Pulau Jeju ini terbentuk akibat aktivitas gunung vulkanik sekitar 2 juta tahun yang lalu. Pulau ini memiliki cuaca yang hangat sepanjang tahun. Saking cantiknya pulau ini tak jarang yang beranggapan bahwa Pulau Jeju ini merupakan taman surga di dunia di Korea Selatan Dan ini adalah tempat-tempat yang ingin aku kunjungi kalau ke Jeju Island:

Teddy Bear Museum

Aku pernah melihat sekilas Drama Korea yang berjudul The Princess Hours, terdapat boneka-boneka beruang di film itu. Rupanya koleksi boneka beruang yang digunakan merupakan boneka beruang dari koleksi museum ini. Ada ratusan boneka beruang di tempat ini. Bahkan 23 diantaranya adalah boneka beruang bersejarah yang sudah berusia lebih dari 100 tahun.

Yongduam (Dragon Headrock)

Tempat ini katanya adalah simbol dari Pulau Jeju, yang berlokasi di tepi pantai Jeju. Sesuai dengan nama tempatnya ‘yong’ yang berarti naga, ‘du’ yang berarti kepala, dan ‘am’ yang berarti karang, merupakan sebuah batu karang yang menyerupai kepala naga. Legendanya batu karang ini dulunya dalah Raja Naga yang sedang mencari obat di Gunung Halla, namun dalam perjalanannya ia diserang oleh ruh penjaga gunung hingga jatuh ke laut dan berubah menjadi batu.

Hello Kitty Island Cafe and Museum

Sebagai pecinta warna pink, sudah tentu aku adalah fans dari tokoh kucing berpita yang tak memiliki mulut dari Jepang ini. Jadi tak usah heran kalau sampai ke Jeju Island, sudah pasti aku ingin mengunjungi Hello Kitty Island Cafe and Museum. Aku kan pengen ketemu Hello Kitty dan keluarganya.

Seongsan Ilchulbong Peak

Tempat ini adalah sebuah daratan luas yang muncul ke permukaan air laut akibat aktivitas gunung berapi. Untuk menikmati pemandangan kawah berdiameter 600 m, kita memang harus mendaki terlebih dahulu. Tapi katanya rasa lelah itu akan terbayar dengan pemandangan indah yang akan kita nikmati begitu berada di puncaknya.

Itu beberapa tempat yang ingin rasanya aku kunjungi kalau mendapat rejeki untuk ke Korea Selatan sekali lagi bersama suami tercinta. Ah,rasanya aku jadi tak sabar mengumpulkan tabungan untuk bisa menikmati liburan berdua ke negeri ginseng ini. Dan karena kali ini adalah rencana aku sendiri, sudah tentu aku akan memilih Cheria Travel  sebagai agen wisata yang akan mengurus segala keperluan untuk menikmati Korea Selatan.

Kenapa memilih Cheria Travel? Ada beberapa alasan kenapa aku mempercayakan liburanku ke Cheria Tavel, diantaranya adalah:

  • Cheria Travel memiliki kredibilitas yang baik. Hal ini terbukti dari travel ini sudah berpengalaman membawa banyak orang menuju destinasi-destinasi impian mereka sejak 2012.
  • Cheria Travel sangat peduli dengan wisata halal. Tak perlu takut akan ketidak halalan suatu makanan dan minuman, karena sudah pasti Cheria Travel hanya akan menawarkan yang halal. Begitu juga kegiatan ibadah, tak ada alasan yang namanya liburan mengurangi ibadah kita.
  • Memiliki banyak pilihan paket tur yang bisa disesuaikan dengan itinerary yang kita inginkan. Kita juga bisa menentukan sendiri waktunya melalui paket FIT, grup, atau private.
  • Banyak pilihan paket wisata tour muslim yang bisa kita pilih sebagai destinasi liburan
  • Bukan cuma untuk tur, tapi Cheria Wisata juga menyediakan pembelian tiket dan pengurusan visa

Jelas tak ada keraguan untuk mempercayakan agenda liburan pada Cheria Travel. Mari agendakan liburan sambil mencari info via webnya di www.cheria-travel.com


Atau langsung kunjungi saja kantor pusatnya:

Gedung Twink Lt 3

Jl. Kapten P. Tendean No. 82 Mampang Prapatan Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12790

Telepon : 021 – 7900 201 (Hunting)
Mobile : 021 444 610 74
Fax : 021-7918 2408
Email : info@cheria-travel.com

Sekarang mau kerja dan rajin menabung dulu ya. Biar bisa segera mewujudkan mimpi ke Korea Selatan berdua Mas Met tersayang.

Lomba Menulis Artikel Cheria Wisata

 

 

 

Ketawa dan Terharu Nonton Cek Toko Sebelah

Bismillahirohmanirohim,


Libur akhir tahun kemarin, aku memutuskan untuk berdiam diri di rumah aja, alias ga kemana-mana. Selain karena Mas Met jaga kantor menjelang akhir tahun, aku pun males untuk menikmati kemacetan jalanan kalau berangkatnya udah mepet hari libur. So, we decided the best thing to do at the end of the year is just stayed at home. Ceritanya aku juga mau rapih-rapih blog, aku masih punya utang ingin mengganti tagline (yang sampai sekarang masih belum kepikiran juga mau tagline apa). Tapi setelah 2 hari berdiam diri di rumah, akhirnya aku bosan juga. Mulailah mencari-cari alasan untuk keluar rumah.

1 Januari 2017 aku sukses minta diajak Mas Met ke sebuah mall di Jakarta Utara. Tadinya mau nonton, tapi ngeliat keramaian di mall aku malah pusing. Akhirnya aku cuma masuk toko buku dan jajan bakso malang kesukaan Mas Met. Karena masih pengen main, besoknya aku minta diajak ke mall dekat rumah buat nonton.  Ga tanggung-tanggung, dua film sekaligus yang aku tonton hari itu, Cek Toko Sebelah dan Hangout. Nonton tanpa ekspektasi apa-apa karena memang niatnya murni karena bosan di rumah. Ga disangka ternyata aku suka banget sama film Cek Toko Sebelah, totally recomendeed, dan pengen cerita soal filmnya di blog.


Film garapan Ernest Prakasa ini bercerita tentang Koh Afuk (diperankan oleh Chew Kin Wah), pemilik toko kelontong, yang sudah memasuki usia senja, mulai sakit-sakitan, serta ingin mewariskan toko kelontongnya ke putra bungsunya, Erwin. Erwin yang diperankan oleh Ernest ini sebenarnya justru ga berminat untuk mengelola toko kelontong, karena ia sudah memiliki karir yang cukup gemilang. Hal ini berbeda dengan Yoan (Dion Wiyoko), anak pertama Koh Afuk, yang justru berminat meneruskan usaha toko kelontong bapaknya. Koh Afuk merasa Yoan ini mengurus diri dan istrinya saja belum sanggup, bagaimana kalau nanti harus ditambah beban tanggung jawab karyawan toko. Erwin yang bimbang akhirnya setuju untuk  mengelola toko selama satu bulan, dengan syarat setelah satu bulan itu dia bebas menentukan pilihannya kembali bekerja atau mengelola toko kelontong.

Permasalahan dalam film ini sebenarnya masalah yang sering terjadi dalam lingkungan keluarga. Bagaimana seorang anak berusaha ingin menunjukan kalau ia patut dibanggakan oleh orangtuanya, atau seorang anak yang justru sangat dibanggakan oleh orangtuanya tapi justru larut dalam kesibukan sehingga jarang bertemu dengan orangtuanya.

Rasanya aku ingin terus menceritakan detail film ini sampai akhir cerita. Tapi aku sadar diri harus mengerem karena ga mau diteriaki spoiler, apalagi filmnya masih diputar di bioskop sampai hari ini.

Ada sekitar 20 standup komedian yang tampil di film ini. Ditambah akting dari Astri Welas, Tora Sudiro, Adinia Wirasti, serta Gisella Anastasia, film ini lucunya maksimal. Aku  salut sama cara Ernest membuat film ini lucu. Ditengah rasa muaknya aku sama komedi kita yang seringkali memamerkan keseksian tubuh wanita, atau membuat canda-canda bernada mengejek seseorang, tapi komedi yang dibikin Ernest ini justru berbeda. Memang ada tubuh wanita yang diumbar dalam film ini. Tapi justru di akhir cerita kondisi itu menjadi berbalik (inget Dian, jangan spoiler!)

Kewajibanku mewujudkan mimpimu. Bukan orang lain – Yoan, Cek Toko Sebelah

Namanya juga drama komedi. Film ini selain sukses mengocok perut akibat tertawa terbahak-bahak, tapi juga bikin perasaan tersentuh. Aku larut dalam hubungan Yoan dan istrinya, Ayu (Adinia Wirasti), berjuang untuk meraih mimpi. Termasuk impian agar sang ayah mau menerima Ayu sebagai menantu. Juga bagaimana Natalie (Gisella Anastasia) yang merasa ga siap menjadi istri dari pedagang kelontong tapi pada akhirnya pasrah apabila memang takdirnya harus begitu,  karena ia percaya pada orang yang dicintainya.

Duh kan aku jadi spoiler. Susah juga ternyata menahan diri untuk ga membocorkan cerita film ini sampai akhir. Hmmm… coba simak  trailernya aja untuk semakin meyakinkan kalian agar menonton film ini.

Hal lain yang mungkin bikin aku ngerasa puas sampai rela ngasih 4 jempol (2 jempol tangan dan 2 jempol kaki pastinya) buat film Cek Toko Sebelah ini karena aku nonton tanpa ekspektasi apa-apa. Aku memang sempat baca kicauan seorang teman di dunia maya kalau film Cek Toko Sebelah ini sukses membuat tertawa terpingkal-pingkal. Tapi ya sebatas itu saja bayangan aku tentang film ini. Lucu. Dan ternyata film ini bukan cuma lucu. Mungkin benar yang Koh Afung bilang, bahwa:

Jika kita berharap banyak, maka kita akan kecewa banyak.

Jadi, lupakan semua ulasan aku soal film Cek Toko Sebelah dipostingan ini. Biar kalian buktikan sendiri bagaimana pendapat kalian soal film ini.

Selamat menonton!

dianravi.com

Menikmati Wisata Alam Sumatera Barat yang Mempesona

Bismillahirohmanirohim,

Liburan di Indonesia? Kenapa enggak. Indonesia jelas ga kalah dengan negara-negara lain, memiliki banyak potensi pariwisata yang ga akan ada habisnya untuk di exploreMau liburan dengan menikmati kota-kota besar atau pun menikmati wisata alam semua itu bisa dilakukan di Indonesia. Indonesia yang terdiri dari 34 provinsi memiliki banyak tempat wisata yang bisa dipilih untuk dikunjungi ketika hari libur tiba.

Salah destinasi liburan di Indonesia yang bisa dijadikan pilihan adalah dengan mengunjungi Sumatera Barat seperti yang aku lakukan 2 tahun lalu. Aku, bertiga dengan mama dan Nina, adik semata wayangku, beruntung bisa mengunjungi salah satu provinsi yang memiliki banyak wisata alam dan tempat wisata selama 6 hari.

Mengunjungi Sumatera Barat sebenarnya merupakan salah satu mimpi mamaku. Dari masih duduk di bangku sekolah aku sering sekali mendengar mama berkata, “Duh mama pengen banget ke Sumatera Barat. Biar lengkap nih peta pulau Sumatera yang mama kunjungi.” Tapi karena alasan kesibukan dan belum adanya tawaran ke Sumatera Barat untuk bekerja membuat mimpi mama terpaksa tertunda untuk sekian tahun. Sampai pada akhirnya 2 tahun lalu, ketika adikku lulus SMA, mama pun langsung mengajak kami untuk berlibur bersama. Aku seperti biasa diminta untuk mengatur semua rencana perjalanannya.

Membuat rencana perjalanan itu terkadang susah-susah gampang. Mesti rajin browsing, baca peta, bikin kalkulasi perhitungan waktu, dan masih banyak kerepotan lainnya. Kalau ga mau repot, sebenarnya tinggal gunakan aja jasa HIS Travel Indonesia, agen travel yang bisa dipercaya. Ada banyak paket wisata domestik yang ditawarkan  yang bisa kita pilih. Tinggal sesuaikan waktu dan budget yang kita miliki. Praktis.

tampilan Domestic Tour Packages di HIS Travel Indonesia

Aku mulai menyusun ittinerary,  booking tiket pesawat, memesan hotel untuk menginap di Padang dan di Bukittingi, serta keperluan lainnya untuk selama di Sumatera Barat nanti. Aku merencakan perjalanan 6 hari 5 malam untuk kami bertiga dengan rincian sebagai berikut:

Hari 1 Jakarta – Padang

Pantai Air Manis, Masjid Raya Ganting, Pecinan, jembatan Siti Nurbaya

Hari 2 Padang – Painan – Padang

Jembatan Akar Bayang, Air Terjun Bayang Sani, Pantai Carocok, Bukit Langkisau

Hari 3 Padang – Bukittinggi

Danau Kembar, Danau Singkarak, Istana Pagaruyung, Kiniko

Hari 4 Bukittinggi

Danau Maninjau, Ngarai Sianok, Jam Gadang

Hari 5 Bukittinggi – Payakumbuh – Bukittinggi

Benteng Fort de Kock, Lembah Harau, Kelok 9,  Ngalau Indah, Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta

Hari 6 Bukittinggi – Padang – Jakarta

Padai Sikek – Pusat Informasi dan Dokumentasi Kebudayaan Minangkabau, Air Terjun Lembah Anai

Setelah semua persiapan perjalanan selesai tibalah saatnya untuk menikmati wisata alam di Sumatera Barat. Kami berangkat dari Jakarta pagi hari dan tiba di Bandara Minangkabau menjelang pukul 10 pagi. Pak supir dari rental mobil sudah  standby, siap mengantarkan kami sesuai dengan ittinerary yang sudah diatur.

6 hari di Sumatera Barat mataku termanjakan sekali dengan panorama yang cantik mempesona. Laut, air terjun, gunung, sawah, semuanya silih berganti menjadi background foto-foto aku selama liburan ini. Tempat wisata sejarah pun tak kalah menarik, menambah ilmu pengetahuanku tentang sejarah Indonesia. Dari liburan kali ini, aku ingin merekomendasikan beberapa tempat yang rasanya rugi kalau ga dikunjungi selama di Sumatera Barat. Apa aja? Yuk disimak list berikut ini.

 

1. Pantai Air Manis

Siapa sih yang ga pernah mendengar kisah Malin Kundang si anak durhaka yang dikutuk jadi batu sama ibunya? Dari kecil aku selalu dicekoki cerita ini agar selalu nurut dengan orangtua. Nah, di pantai inilah batu Malin Kundang dan kapalnya  berada. Tak jauh dari Pantai Air Manis ini terdapat Pulau Pisang, sebuah pulau kecil yang ketika air sedang surut kita bisa berjalan kaki untuk mencapainya. Sayangnya tak lama aku tiba di Pantai Air Manis ini hujan turun. Sehingga aku ga sempat untuk mengeksplore pantai ini.

2. Jembatan Akar Bayang

Jembatan yang terbuat dari akar 2 pohon beringin ini menghubungkan Kampung Puluik-Puluik dan Kampung Lubuk Silau, di Painan, sekitar 65 KM dari kota Padang. Jembatan yang  usianya sudah ratusan tahun tapi masih tetap kokoh ini menjadi daya tarik wisata alam. Awalnya aku agak takut untuk menyeberangi jembatan ini. Tapi begitu sudah berada di tengah-tengah, rasa takut itu pun hilang berganti decak kagum.

3. Air Terjun Bayang Sani

Lokasinya 3 KM sebelum Jembatan Akar Bayang. Awalnya air terjun ini ga ada dalam rencana perjalanan yang aku buat. Secara ga sengaja aku menemukan papan petunjuknya ketika akan menuju Jembatan Akar Bayang. Air terjun ini memiliki tinggi 80 m, terbagi menjadi 7 tingkat. Air terjun ini merupakan salah satu air terjun terbesar yang ada di Sumatera Barat. Airnya jernih, kita bisa main-main air di tempat ini. Tapi karena aku tak membawa baju ganti, aku memilih untuk menikmati suasana saja.

5. Pantai Carocok

Pantai ini tempat wisata yang sangat terkenal di Sumatera Barat. Wisata airnya pun cukup banyak pilihan, mulai dari banana boat hingga jet ski tersedia di pantai ini. Eh bukan di pantainya sih, kita harus menyeberang terlebih dahulu ke Pulau Cingkuak yang tak jauh dari pantai ini. Menurut aku yang menarik dari pantai ini adalah jembatan yang menghubungkan Pantai Carocok dengan Pulau Batu Kareta. Pantai ini masih terbilang bersih, meski wisatawan memadati pantai.

6. Bukit Langkisau

Apabila menyukai petualangan di atas langit, Bukit Langkisau ini menjadi tempat yang wajib untuk dikunjungi saat berada di Sumatera Barat. Di tempat ini kita bisa mencoba Paralayang dan Paramotor. Aku sih jelas ga berminat untuk mencobanya. Naik tangga tinggi aja takut, apalagi harus berada di atas langit seperti itu. Buat aku, cukuplah menikmati keindahan pantai dari atas bukit ini. Tips dari aku, coba pergi ke Bukit Langkisau sore hari. Nikmati pemandangan langit senja dari bukit ini pasti ga rugi.

7. Danau Singkarak

Ini adalah danau terluas kedua di Indonesia setelah Danau Toba. Letaknya di antara Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar. Aku datang tepat saat menjelang makan siang. Sambil menikmati birunya air danau, aku mencoba pensi, yang merupakan kerang air tawar.

Meskipun Danau Singkarak ini cukup luas, tapi tak banyak jenis ikan yang hidup di danau ini. Hal ini karena terbatasnya jumlah plankton yang menjadi makanan ikan. Makanan yang wajib dicoba saat berada di sekitar danau ini adalah ikan bilih. Ikan kecil ini katanya hanya hidup di perairan Danau Singkarak saja. Karenanya tentu akan rugi kalau tak mencobanya. Ingin membawa pulang? Kunjungi saja pasar yang tak jauh dari Danau Singkarak, umumnya mereka menjual ikan Bilih juga.

8. Istana Pagaruyung

Pagaruyung adalah kerajaan yang pernah berdiri di Sumatera sekitar tahun 1347. Kerajaan ini runtuh pada masa perang padri, ketika ditandatanganinya perjanjian antara kaum adat dengan pihak Belanda bahwa Istana Pagaruyung berada dalam pengasawasan Belanda.

Istana Pagaruyung yang berada di Batusangkar ini merupakan replika dari istana yang asli yang berada di bukit Batu Patah dan telah habis terbakar pada tahun 1804. Pada tahun 2007 istana replika ini pun sempat terbakar akibat tersambar petir. Selain bisa melihat bagaimana replika dari Istana Pagaruyung, di tempat wisata ini kita bisa juga menyewa pakaian Minang untuk berpoto.

9. Danau Maninjau

Rasanya wisata alam di Sumatera Barat memang tak ada habisnya. Danau Maninjau merupakan danau vulkanik, merupakan kaldera dari letusan Gunung Merapi. Untuk mencapai Danau Maninjau ada 44 kelokan yang harus dilalui. Bila tak cukup waktu untuk sampai ke pinggir danau, cobalah nikmati keindahan danau ini dari Pucak Lawang, titik tertinggi di Danau Maninjau.

10. Ngarai Sianok

Pernah melihat uang nominal 1000 pada tahun 1980’an? Gambar yang tercetak di lembaran rupiah tersebut adalah gambar dari Ngarai Sianok. Ngarai Sianok adalah lembah yang menjadi perbatasan kota Bukittinggi. Di lembah ini selain wisata alam, terdapat juga tempat wisata sejarah, yaitu lobang Jepang yang merupakan tempat persembunyian Bangsa Jepang pada masa perang. Aku, bersama mama dan Nina mencoba menyusuri goa Jepang ini. Selain goa Jepang, kita bisa Ngarai Sianok dengan menapaki great wall. Sayangnya hujan turun dengan deras kala aku keluar dari goa Jepang, sehingga kami terpaksa membatalkan rencana berjalan kaki menyusuri great wall.

11. Jam Gadang

Belum lengkap rasanya kalau ke Bukittinggi tanpa mengunjungi Jam Gadang. Jam Gadang yang merupakan landmark dari Bukittinggi berada persis di tengah pusat kota. Jam ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda. Menurut aku, waktu yang paling cocok untuk melihat Jam Gadang adalah sore hari. Karena biasanya banyak sekali pedagang kaki lima menjajakan dagangannya di sekitar wilayah Jam Gadang.

12. Benteng Fort de Kock

Benteng ini digunakan oleh tentara Belanda sebagai kubu pertahanan dari gempuran masyasrakat Minangkabau saat meletusnya Perang Padri. Di sekitar benteng masih terdapat sisa-sisa meriam peninggalan abad ke 19. Tempat wisata ini menjadi satu dengan Kebun Binatang Bukittingi. Ini merupakan taman margasatwa yang tertua yang ada di Indonesia. Kebun binatang ini dibangun oleh pemerintahan Belanda pada tahun 1900an, dan hingga kini menjadi satu-satunya kebun binatang dengan koleksi hewan terlengkap di Sumatera.

13. Lembah Harau

Sekali lagi aku terpesona akan kecantikan wisata alam yang ditawarkan oleh Sumatera Barat. Lembah Harau yang  memiliki iklim tropis dan tanah yang subur menawarkan keindahan pemandangan yang menawan. Diapit oleh dua bukit serta tebing-tebing granit serta mengelilingi lembah membuat aku sangat menikmati perjalanan di tempat ini. Lembah Harau memiliki 7 air terjun dengan ketinggian yang berbeda-beda. Air terjun ini mengalir dari atas jurang yang membentang sepanjang Lembah Harau.

14. Rumah Kelahiran Bung Hatta

Sebagaimana papan nama yang tertera di tempat wisata ini, rumah ini dulunya merupakan tempat Bung Hatta lahir hingga berusia 11 tahun. Bung Hatta tinggal bersama ibu, nenek, kakek, dan pamannya pada masa itu. Di Rumah Kelahiran Bung Hatta ini kita bisa melihat perabotan rumah nenek Bung Hatta juga  dokumentasi foto. Di tempat ini aku bisa merasakan semangat Bung Hatta yang gemar membaca sedari kecil.

15. Pusat Informasi dan Dokumentasi Kebudayaan Minangkabau

Sebagai penutup sebelum kembali ke ibukota, aku diajak mengunjungi Pusat Informasi dan Dokumentasi Kebudayaan Minangkabau yang berada di Padang Panjang. Di sini aku diajak untuk mengenal budaya-budaya Minangkabau. Di tempat wisata ini juga kita bisa menyewa pakaian adat untuk berpoto.

Rasanya liburan aku di Sumatera Barat ini sangatlah lengkap. Bukan cuma wisata alam saja yang bisa aku nikmati, tapi aku juga belajar sejarah, serta budaya. Belum lagi wisata kulinernya yang membuat berat badan bertambah. Aku yakin dimana pun itu liburan di Indonesia pasti tak kalah istimewanya dengan berlibur ke mancanegara.

Di tengah kesibukan sehari-hari, luangkanlah waktu untuk menikmati liburan bersama keluarga. Coba mulailah tandai kalender di 2017, persiapkan rencana liburan, tentukan hotel yang nyaman. Bila masih bingung mau kemana, coba lihat Paket Wisata Domestik yang ditawarkan oleh HIS Travel Indonesia. Untuk pilihan tempat menginap, coba Hotetrip yang masih satu keluarga dengan HIS Travel Indonesia. Gunakan Poin Hotetrip untuk melakukan pembayaran hotel.

tampilan Hotetrip

Kalau itu tadi cerita liburan di Indonesia ala aku, gimana dengan cerita liburan kalian? Yuk ceritakan liburan di Indonesia yang pernah kalian lakukan, menangkan voucher hotel 3 hari 2 malam. Siapa tahu kalian beruntung.

liburan di Indonesia bersama HIS Travel Indonesia.

Selamat menikmati liburan,

dianravi.com

Nikmatnya Mango Sticky Rice di Mango Tango

Bismillahirohmanirohim,

Mango Tango - dianravi.com

Waktu tahu mau diajak jalan-jalan ke Bangkok sama salah seorang sahabatku beberapa tahun  lalu, aku langsung browsing segala info tempat belanja dan kulinernya. Kenapa tempat belanja ini penting untuk dicari tahu? Karena memang tujuan temanku ke Bangkok adalah buat jualan. Nah aku yang diminta nemenin berasa dapat bonus bisa menikmati kulineran di Bangkok yang terkenal enak-enak itu. Dari hasil pencarian lewat mbah google, Mango Tango merupakan salah satu yang jadi rekomendasi untuk diicip.

Sesuai dengan namanya yang mengandung unsur mangga, Mango Tango ini menyediakan aneka olahan mangga, sebagaimana kalimat yang tertera di webnya “We serve mangoes 365 days a year.” Tak perlu menunggu musim mangga tiba seperti yang kita di Indonesia, di Mango Tango, mangga akan selalu tersedia. Salah satu yang wajib dicoba adalah Mango Sticky Rice-nya yang memang desert khas dari negeri gajah putih.

Menurut Wikipedia:

Mango sticky rice yang dalam bahasa Thailand disebut khao niao mamuang adalah dessert Thailand yang dibuat dari beras ketan, mangga, dan santan. Ini adalah makanan tradisional Thailand yang dimakan dengan garpu, sendok, atau kadang-kadang dengan tangan. Tidak seperti makanan penutup lainnya, mangga ketan disajikan hangat atau pada suhu ruangan.

Mango tango - dianravi.com

anatomi mango sticky rice ala Mango Tango

Ada dua cabang Mango Tango di Bangok, yaitu di Siam Square dan di Asiatique. Kalau baca-baca di mbah google, umumnya yang paling ramai dikunjungi Mango Tango yang berada di Siam Square, mungkin karena lokasinya yang berada di pusat perbelanjaan. Tapi aku dan ketiga sahabatku justru menikmati hidangan penutup ini di Asiatique Riverfront.

Perjalanan menuju Asiatique Riverfront ini harusnya cukup mudah. Cukup naik Skytrain dan turun di Saphan Taksin kemudian keluar di pintu 2 yang mengarah menuju dermaga. Di dermaga tinggal cari antrian untuk naik kapal gratis menuju Asiatique Riverfront. Tapi karena keasikan cuci mata, tak sadar kami bertiga malah terus berjalan kaki ke stasiun skytrain yang agak jauh dari yang seharusnya kami tuju, kemudian dilanjut dengan naik kereta yang salah arah. Sehingga akhirnya kami sempat naik-turun-baru naik lagi kereta yang benar. Padahal itu Sabtu sore, yang akhirnya antrian kapal untuk ke Asiatique Riverfront sudah cukup panjang ketika kami tiba di dermaga.

Mango Tango - dianravi.com

antrian panjang di dermaga

Untungnya saat kami tiba di Mango Tango Asiatique Riverpoint, sedang tidak ada antrian panjang. Kami memesan Mango Tango with Extra Sticky Rice dan Mango Aloha untuk dimakan bertiga. Tak perlu menunggu lama untuk pesanan kami datang dan siap disantap.

Mango Tango - dianravi.com

Mango Tango - dianravi.com

Meskipun umumnya mango sticky rice adalah makanan penutup yang disajikan hangat, di Mango Tango justru mango sticky rice disajikan dengan es krim dan puding yang menjadikannya dessert dingin yang terasa sangat pas dengan cuaca kota Bangkok yang panas.

Sementara Mango Aloha merupakan irisan mangga yang dituang dalam susu santan dan diberi saus mangga. Rasanya? Mangga banget! Rasa manis dari santan dan mangga menjadi satu kesatuan yang rasanya sempurna.

Ah, menuliskan pengalaman di Mango Tango ini rasanya lidah aku mulai berliur mengincar mango sticky rice. Cari di Indonesia? Sekitar 2 tahun lalu aku sempat menemukan sebuah tempat yang menjual menu mango sticky rice. Tapi entah kenapa rasanya tetap berbeda. Mungkin jenis beras ketannya berbeda. Mari berdoa aja, semoga ada rejeki yang bisa membawa aku kembali mengunjungi Bangkok. Aamiin.

“a mango a day keeps the doc away”

Mango Tango - dianravi.com

dianravi.com

Meraih Mimpi-Mimpi di Tahun Baru – #Resolusiku2017

Bismillahirohmanirohim,

#resolusiku2017 - dianravi.com

Berakhir sudah tahun 2016. 2017 sudah bukan di depan mata lagi sekarang, melainkan sedang dilalui. Ada rasa sedih mengingat mimpi yang ingin aku wujudkan kandas di 2016. Tapi, toh tak ada lagi yang bisa aku lakukan. Semua itu kehendak Sang Pencipta. Aku hanya bisa berdoa kalau segalanya akan lebih baik lagi di 2017.

Baca juga: Sepenggal kisah di akhir 2016

page 1 of 365

Memulai pagi hari di awal tahun aku mencoba untuk membuat resolusi. Sebenarnya sudah beberapa tahun terakhir ini aku nyaris ga pernah membuat resolusi. Umumnya resolusiku hanyalah “menjadi lebih baik”. Padahal tentu saja semua orang pasti ingin menjadi lebih baik. Tapi menjadi lebih baik dalam hal apa, tak pernah ada kata spesifik dalam hal itu. Tahun ini aku ingin berubah. Aku ingin lebih spesifik dalam membuat mimpi, membuat target-target yang nantinya akan dapat terukur di penghujung 2017.

Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan untuk membuat resolusi. Biar bagaimana pun resolusi kan tetap harus realistis. Jangan sampai saking serunya bikin resolusi kemudian di akhir tahun tak ada yang berhasil dilakukan. Berikut ini beberapa hal yang meski dilakukan saat membuat resolusi.

#resolusiku2017 - dianravi.com

Kebetulan Mbak Wati lagi mengadakan giveaway dengan tema #resolusiku2017. Rasanya aku ingin ikut berpartisipasi. Sambil menuangkan target-target yang ingin aku raih di 2017 ini, siapa tahu aku dapat hadiah juga. Sambil menyelam, minum air. Jadi apa saja yang menjadi #resolusiku2017? Yuk disimak;

Resolusiku 2017

1. Membuka tabungan haji

Sebenarnya sudah sekitar 2 tahun lalu aku ingin membuka tabungan haji. Tapi selalu saja ada alasan-alasan remeh yang membatalkan kaki ini melangkah pergi ke bank untuk membuka tabungan haji. Menabung sendiri memang sudah aku dan  mas Met lakukan bersama. Tapi ya tergabung begitu saja dengan tabungan untuk kebutuhan lainnya. Rasanya tentu akan berbeda kalau sudah membuka tabungan haji. Rasanya langkah bisa berangkat haji semakin dekat. Eh, apa itu cuma perasaan lebay aku aja ya?

Antrian berangkat haji sekarang ini kan lumayan sangat panjang. Terakhir kali aku cari-cari info sekitar 12 tahun menanti. Itu setelah berhasil menabung setengah dari biaya hajinya ya. Padahal cita-cita aku kalau bisa aku ingin berangkat haji di usai 40 tahun.

2. Jalan-jalan sesering mungkin

Ini mungkin bentuk pelampiasan dari kegagalan bayi tabung aku tahun lalu. Tahun ini aku ingin bisa jalan-jalan sesering mungkin. Tak perlu jauh-jauh atau yang menghabiskan biaya besar. Mengingat tabungan aku dan Mas Met sudah agak terkuras untuk biaya program hamil tahun lalu, aku pun tetap harus realistis. Kembali menabung untuk bisa traveling berdua lagi.

Desember lalu aku berkesempatan mengikuti Walking Tour yang diadakan oleh Jakarta Good Guide. Rasanya di 2017 ini aku ingin kembali mengikuti tour-tour lainnya yang mereka selenggarakan. Menjadi turis di kota sendiri.

3. Bekreasi dengan Tjampernik

Tjampernik adalah brand handmade yang aku produksi sendiri. Setahun terakhir ini aku berhenti total dari kegiatan jahit-menjahit. Alasannya lebih karena aku lelah berjualan online. Aku menikmati proses produksinya. Tapi untuk berjualan, ada kalanya moodku hilang karena terlalu lelah berkreasi. Mungkin tahun ini aku harus mengubah strategi penjualannya.

Aku belum tahu akan seperti apa nanti jalannya Tjampernik. Tapi yang pasti di awal tahun ini, aku mau mulai memproduksi lagi aneka hasil olahan kain batik. Kasian kain-kain batik yang terabaikan setahun terakhi ini.

4. Belajar agama

Masalah soal agama yang belakangan ini marak beredar di media sosial mengajarkan aku betapa sedikitnya ilmu agama yang aku ketahui. Aku harus memperdalam lagi ilmu agama. Yang namanya belajar tentu ga akan ada habisnya. Sampai akhir usia sebaiknya kita terus menimba ilmu. Apalagi tujuan utama kita (aku sih terutama) di dunia ini adalah menyiapkan diri untuk hari akhir nanti.

We die only once.” Aku lupa pernah membaca kalimat itu darimana. Alih-alih sibuk mengejar duniawi, alangkah lebih baik bila kita lebih mengutamakan urusan di akhirat nanti. Hidup di dunia pasti berakhir.

Kemarin-kemarin aku hanya belajar dari buku-buku yang aku beli juga menonton acara dakwah yang semakin mudah bisa aku akses via youtube.  Di 2017 ini aku mau mulai sebisa mungkin rajin mendatangi acara-acara pengajian. Biar bagaimapun, kita membutuhkan guru untuk membimbing.

5. Semakin serius nge-blog

Alhamdulillah, di 2016 kemarin aku mulai bisa mendapatkan penghasilan dari menulis blog. Meski pun aku masih belum berhasil menulis setiap hari sih. Tapi kali ini aku berhasil bertahan di satu blog aja. Ya iya sih, lebih karena udah pake dot kom kok masih mau pindah-pindah blog.

Target yang harus aku capai di tahun ini aku harus membiasakan menulis meski lagi traveling. Ini masalah yang masih aku alami tahun lalu. Padahal segala peralatan tempur untuk nulis blog lengkap aku bawa. Mulai dari laptop hingga modem untuk kebutuhan internet. Tapi tetap saja aku gagal menulis ketika lagi di luar kota, atau lagi jalan-jalan di ibukota.

Aku juga ingin mencoba jadi vlogger tahun ini. Belum kebayang sih format yang ingin aku bikin seperti apa. Tapi yang pasti durasi video yang ga terlalu panjang.

6. Menulis fiksi

Mimpi aku dari SMP adalah namaku tercetak dalam sebuah buku. Nyatanya sejauh ini namaku baru berhasil tercetak di buku skripsi dan buku nikah aja. Untuk menulis fiksi aku ga akan menggunakan blog ini. Tapi aku akan kembali mengkatifkan tumblr-ku. Tentu aku pun harus kembali melatih kemapuan menulis fiksi. Salah satunya dengan mulai rajin membaca buku-buku sastra lagi. Maklum, belakangan ini rak bukuku lebih rajin terisi dengan buku tema traveling.

6 hal itu yang ingin aku fokuskan di 2017 ini. Terkesan muluk? Semoga tidak. Aku tahu betapa ga mudahnya untuk bisa tetap fokus. Terlebih lagi aku adalah tipe orang yang gampang menyerah. Untuk itu aku pun harus punya kiat-kiat agar fokus di 2017.

Agar Fokus di 2017

1. Bikin jadwal harian

Aku ini tipe yang suka semau-maunya sendiri. Apalagi aku merasa bekerja di rumah. Padahal seharusnya meski pun kerja dari rumah tapi sebaiknya tetap harus punya jadwal harian. Bagi sebagian orang mungkin hidup yang terjadwal terkesan kaku. Tapi buat aku justru rasanya sangat penting untuk menghindari dari aksi malas dan mood swing.

2. Bikin target harian

Untuk sampai di atas tangga, tentu saja kita perlu menaiki anak-anak tangga terlebih dahulu. Begitu juga untuk bisa meraih mimpi. Ada anak-anak tangga yang harus kita jajaki terlebih dahulu. Untuk itu aku harus bikin target-target harian untuk membantu mencapai tangga paling atas.

3. Evaluasi

Apalah artinya perjuangan tanpa adanya evaluasi. Evaluasi ini tentu harus dilakukan secara berkala. Baik secara mingguan juga bulanan. Tujuannya tentu saja apabila ada target-target yang meleset aku bisa mempelajari dimana letak salahnya dan apa yang harus aku lakukan agar bisa tercapai.

Kiranya itu tadi catatan aku di awal tahun mengenai #resolusiku2017. Kalau resolusimu apa? Yuk ikutan juga giveaway yang lagi diadakan oleh Mbak Wati di blognya. Giveaway ini akan berakhir 10 Desember 2017. Masih banyak waktu untuk kalian bisa ikutan.

Selamat tahun baru teman-teman! Semoga tahun ini segala mimpi-mimpi kalian dapat terus terwujud. Aamiin.

Hidayah-Art First Giveaway “Resolusi Tahun 2017 Yang Paling Ingin Saya Wujudkan

#resolusiku2017 - dianravi.com

dianravi.com

Sepenggal Kisah di Akhir Tahun 2016

Bismillahirohmanirohim,

Cerita akhir tahun 2016

Tahun 2016 hanya tinggal dalam hitungan jam akan segara berakhir. Penggalan-penggalan kejadian yang dialami di 2016 silih bermunculan silih berganti. Tentu saja 2016 ini meninggalkan banyak kisah yang pastinya akan selalu aku ingat, meski tak semuanya kisah itu adalah kisah yang indah.

2016 akan segera berakhir. Aku pun harus kembali mengubur sebuah mimpi yang pernah aku coba wujudkan di tahun ini. Mimpi yang mungkin harus aku ikhlaskan kegagalan dalam meraihnya. Mimpi yang mungkin terpaksa aku hentikan perjuangannya dalam mewujudkannya. Menyerah? Aku tak peduli kata apa yang akan digambarkan mengenai tulisan yang ingin aku bagikan di penghujung tahun ini. Mungkin aku memang seorang pengecut yang setelah merasakan kegagalan aku langsung tak berani untuk mencoba berjuang lagi. Tapi salahkah kalau aku merasa lelah karena telah terlalu lama berharap?

Mimpi ini bermula dari bulan puasa di 2015 lalu. Rasa rindu yang begitu besar tiba-tiba muncul membuat dadaku terasa sesak. Air mata tak kuasa mengalir begitu saja setiap kali aku melihat sosok anak kecil. Benar, aku rindu akan kehadiran buah hati. Sebuah rasa rindu yang absurd sebenarnya. Bagaimana mungkin seharusnya aku bisa merasakan rindu kalau aku belum pernah merasakan kehadiran buah hati selama ini. Terkadang kita cuma bisa yakin, kalau cinta itu bisa terjadi meski kita belum pernah bertemu atau pun merasakan kehadirannya. Cinta bisa hadir hanya dari sebuah pengharapan.

Aku pun memberanikan diri untuk  mengutarakan perasaan rinduku ini pada Mas Met. Aku meyatakan insya Allah aku siap untuk kembali menjalani program hamil. Bak gayung bersambut, Mas Met pun mendukung aku 100%. Niat kami sudah mantap untuk mencoba kembali meraih mimpi yang beberapa tahun kami kubur bersama. Langkah berikutnya tentu saja mengumpulkan kembali pundi-pundi tabungan untuk biaya berobat. Karena sekarang kantor Mas Met sudah tak lagi meng-cover biaya program hamil. Tapi tak apa, selama niat kami sudah bulat, pasti akan ada jalan untuk mewujudkannya. Kami sepakat untuk mulai program hamil di 2016.

Kesehatan harus diutamakan. Apalagi sebelum menjalani program bayi tabung. Sebisa mungkin aku ingin menjaga badan agar fit dan ga rentan terkena penyakit. Memasuki awal 2016 kesehatanku sedikit menurun. Sinus yang aku derita bertahun-tahun akhirnya membuat segala aktivitasku terganggu. Aku memutuskan untuk mengikuti saran dokter THT agar dilakukan operasi kecil guna menghentikan sinusku ini.

Baca juga: 4 hari 3 malam di rumah sakit

Ternyata perjuangan untuk kembali memulai program hamil tidaklah semudah yang aku bayangkan. Beberapa tahun yang lalu, saat menjalani program hamil yang pertama mungkin aku tak perlu dibayangi oleh bayangan menakutkan akan dampak dari obat-obat hormon yang akan aku minum. Saat itu aku masih naif dan belum berpengalaman. Tapi kali ini aku tahu apa yang akan terjadi dengan badanku. Mood swing, berjerawat, berat badan naik adalah beberapa hal yang mungkin akan aku alami ketika mulai mengkonsumsi obat-obat hormon. Tapi dampak yang paling aku takutkan adalah terkena kanker payudara. Ada beberapa temanku yang berakhir dengan kanker payudara akibat mengkonsumsi obat hormon yang berlebih. Mau tak mau aku pun harus mempertimbangkan resiko itu.

“Ah lebay!”  “Kebanyak baca sih.” Itu beberapa komentar yang aku dengar saat aku menjawab pertanyaan “Kapan mulai program hamil lagi?” dengan jawaban aku masih takut akan efek obatnya. Mungkin mereka yang berkomentar seperti itu beranggapan tak perlu memikirkan hal-hal negatif, berpikirlah positif bahwa semua akan baik-baik saja. Mungkin itu benar. Tapi mereka juga lupa, kalau sampai hal-hal yang tak diinginkan terjadi bukan mereka yang akan merasakannya, tapi aku dan Mas Met.

Beruntung aku memiliki suami seperti Mas Met yang senantiasa menenangkan perasaanku. Dia tak pernah memaksa. Dia pun tak pernah memberikan pandangannya. Dia hanya berkata, “Kapan pun kamu siap aja.” Karena bagi dia, meski pun program hamil ini kami jalani bersama tapi akulah yang paling akan merasakan semunya. Terimakasih Mas atas kesabaranmu menanti aku siap.

Lagi-lagi aku menemui rintangan baru. Alih-alih mendapat lampu hijau untuk lanjut ke tahap bayi tabung, aku malah harus mendapatkan vonis polyp yang memenuhi rahimku. Lagi-lagi aku harus menjalani sebuah operasi kecil menejalang pertengahan tahun 2016.

Baca juga I had hysteroscopy on Tuesday

Alhamdulillah proses hysteroscopy berjalan lancar. Operasi keduaku ini jauh lebih ringan. Tak ada acara nginep-nginep di rumah sakit. Proses recovery pun relatif lebih cepat. Dokter Sigit menyarankan sebaiknya bayi tabung dilakukan secepatnya. Mungkin setelah lebaran (mengingat saat itu mendekati bulan puasa). Beliau mengerti kalau pastinya aku ingin fokus beribadah dulu. Tapi aku mendapat kabar kalau adik iparku akan menikah. Aku ingin hadir di sana saat dia menikah nanti. Akhirnya hasil rembukan dengan doter Sigit, bayi tabungnya dimulai setelah aku selesai pulang kampung aja. Senangnya punya dokter yang pengertian.

Hari pertama mens setelah mudik. Aku pun menelepon RS Abdi Waluyo untuk bikin janji temu dengan dokter Sigit. Untuk program hamil memang baiknya dimulai antara h1-h3 saat menstruasi. Meski ga mulus, bulan Sepetember 2016 aku jalani dengan kencan bersama dokter Karel dan obat-obat hormon. Sampai akhirnya proses bayi tabung pun selesai aku jalani. Aku tinggal menanti hasilnya.

Baca juga My IVF story

2 minggu setelah embrio transfer, aku kembali kontrol. So far so good. Memang kantung janin belum terlihat karena masih terlalu dini. Tapi kondisi lainnya terlihat bagus. Tak henti-henti aku mengucap rasa syukurku kehadirat Allah swt. Mungkinkah kali ini mimpi aku akan terwujud. Benarkah akhirnya aku akan memiliki kembar tiga yang memang selalu aku inginkan? Apalagi perkiraan kelahiran mereka hanya berjarak 3 hari dari hari ulang tahunku sendiri. It really is a dram come true.

Tapi ternyata mereka bertiga bukanlah rejekiku. Aku harus mengikhlaskan kepergian mereka yang rasanya begitu cepat. Kontrol kedua tak nampak tanda-tanda kantung janin. I lost them. Jani tidak berkembang. Begitu yang dijelaskan oleh dokter Sigit. Aku menahan diri untuk tak meneteskan air mata semata ingin terlihat tegar dimata Mas Met. Aku tahu dia pun sedih dan patah hati.

Cerita akhir tahun 2016

Kami kembali terluka. Kami kembali berduka. Meski rasanya hatiku hancur, aku tetap bersyukur aku masih sempat merasakan kehadiran mereka. Aku sempat melihat wujud mereka saat menjadi embrio.

Aku tahu kesedihan ini tak akan selamanya. Aku tahu perlahan-lahan waktu akan menyembuhkan luka dalam hati aku dan Mas Met. Kami pernah menjalani semua ini. Kami hancur dan akhirnya bangkit lagi. Meski sebenarnya luka itu tak pernah benar-benar pergi. Saat ini kami hanya butuh waktu. Kami akan mengubur mimpi kami ini untuk sementara waktu, hingga suatu saat nanti kami pulih dan siap untuk kembali berjuang meraihnya kembali. Sementara waktu, ijinkan kami membangun mimpi-mimpi baru untuk menyembuhkan luka kami.

Cerita akhir tahun 2016

Selamat tahun baru semuanya! Semoga kalian bisa mewujudkan mimpi-mimpi kalian!

dianravi.com

Sedap! Cerita Thai Culinary Journey Aku di Saman Islam

Bismillahirohmanirohim,

Thai Culinary Journey at Saman Islam, Bangkok - dianravi.com

Ketika 2014 lalu aku dan ketiga temanku berkunjung ke Bangkok, diam-diam ada sedikit kekhawatiran tentang bagaimana nanti mencari makanan yang halal, mengingat umat Muslim di Negeri Gajah Putih merupakan kaum minoritas. Padahal wisata kuliner Thailand merupakan salah satu yang mesti dinikmati saat berada di negara ini. Sebut saja Tom Yum dan Pad Thai, dua makanan khas dari Thailand yang ingin aku cicipi di negeri aslinya. Aku ingin juga menikmati Thai culinary journey saat berada di kota Bangkok.

Untung saja ternyata mencari makanan di Bangkok tidak sesulit yang aku bayangkan. Bahkan ketika aku tengah berada di Chatuchak Weekend Market, aku tetap bisa menikmati pengalaman Thai culinary journey yang selama ini aku impikan. Ada beberapa tempat makan dengan logo halal yang bisa ku temui di pasar yang hanya buka di akhir pekan ini. Salah satu tempat makan yang menyediakan makanan halal yang bisa kita dapati di Chatuchak adalah Saman Islam.

Lokasinya yang tak jauh dari Tower Clock-lah yang membuat kami bertiga sepakat untuk mengisi perut di Saman Islam. Setelah menghabiskan beberapa jam dengan berkeliling pasar Chatuchak, akhirnya perut kami sepakat meminta diisi dengan makanan berat. Menu yang ditawarkan di Saman Islam ini sangat beragam. Mulai dari Tom Yum, Buryane, Noodle Soup, Fried Rice, hingga Manggo Salad tersedia di tempat ini. Untuk memudahkan memilih makanan, tersedia foto makanan dengan nomor urut, yang tinggal kita bilang saja mau pesan nomor berapa. Karena tergoda oleh makanan yang disantap oleh pengunjung yang duduk tak jauh dari kami, kami bertiga kompak memilih Noodle Soup sebagai santapan siang itu.

Thai Culinary Journey at Saman Islam, Bangkok - dianravi.com

Thai Culinary Journey at Saman Islam, Bangkok - dianravi.com

suasana di Saman Islam

Noodle Soup mungkin sebenarnya ada hampir di semua negara. Tapi di Thailand memiliki ciri khasnya tersendiri, yaitu mie dengan kuah kaldu ayam (bisa juga kaldu sayuran atau kaldu babi), kemudian diberi topping bakso ikan, bakso daging, serta pangsit dan ditaburi dengan daun ketumbar. Kebetulan aku memilih Noodle Soup fish ball hari itu, yang artinya di dalam mangkuk pesananku tersedia aneka olahan makanan laut dari ikan hingga kepiting. Untuk gula, kecap ikan, dan cabe kering tersedia di atas meja yang bisa aku tambahkan ke dalam mangkuk.

Thai Culinary Journey at Saman Islam, Bangkok - dianravi.com

noodle soup fish ball

Harga yang dibandrol untuk satu mangkuk noodle soup di Saman Islam adalah 150 THB. Agak mahal untuk ukuran makan di Bangkok sebenarnya. Tapi porsi yang diberikan pun bukanlah porsi kecil, melainkan sangat besar menurut aku. Jadi harga tersebut akhirnya terasa ramah di dompet.

Thai Culinary Journey at Saman Islam, Bangkok - dianravi.com

Beberapa bulan lalu, salah satu temanku itu kembali lagi ke Bangkok bersama suaminya. Dia pun kembali mengulang menikmati wisata kuliner Bangkok di Saman Islam. Kali ini suaminya memilih Tom Yam Seafood. Nyummm…. Siapa sih yang ga tahu Tom Yam? Makanan ini sangat terkenal sebagai makanan khas dari Thailand.

Thai Culinary Journey di Saman Islam, Bangkok - dianravi.com

tom yam seafood

Kalau menurut wikipedia Tom Yam adalah sup yang berasal dari Thailand. Kadang juga disebut Dom Yam. Biasanya Tom Yam ini dibuat dengan udang, ayam, ikan, atau makanan laut yang dicampur, dan jamur. Ciri khas rasa Tom Yum adalah rasa pedas dan  berbumbu, tapi juga memiliki rasa manis, asam, dan asin.

Menuliskan pengalaman Thai culinary journey-ku di Saman Islam ini rasanya bikin aku rindu ingin mencicipi aneka wisata kuliner di Bangkok lagi. Ah semoga saja aku bakal dapat kesempatan untuk kembali ke ibukota Thailand ini. Syukur-syukur aku bakal bisa pergi berduaan sama suami.

Kalian pernah makan di Saman Islam juga? Atau paling ga menikmati makanan Thailand langsung di tempat asalnya? Apa menu makanan Thailand favorit kalian? Ayo ceritakan!

dianravi.com

Magnum Tiramisu Affogato, Ketika Pecinta Es Krim Bertemu Pecinta Kopi

Bismillahirohmanirohim,

Magnum Tiramisu Afogatto Maxx Coffee - dianravi.com

November lalu, deadline demi deadline datang menghampiri aku, membuat aku terpaksa betah menatap layar laptop bukan demi menonton Detective Conan dari pagi hingga malam hari, tapi demi merangkai kata-kata mesra. Rasa jenuh terkadang melanda, tapi tak lupa aku pun terus mengucap syukur karena Allah memberikan rejeki padaku melalui deadline yang menumpuk itu. Terkadang kita lupa, kita berdoa meminta sebuah pekerjaan, meminta rejeki, tapi ketika kerjaan itu datang dan membuat napas sedikit tersasa sesak karena kesibukan yang ada kita justru mengeluh. Aku mencoba mengingatkan diri untuk tidak  menjadi orang seperti itu. Semoga saja beberapa minggu yang lalu ketika kesibukan itu melanda aku tak melakukan keluh kesah itu.

Ketika akhirnya satu persatu deadline itu terlewati, rasa lega memenuhi ruang kalbu. Alhamdulillah akhirnya aku bisa sedikit bersantai dan menikmati Detective Conan kembali. Eh?! Aku ingin menikmati dunia luar sejenak. Sepertinya sudah lama aku tak duduk manis di kedai kopi, menyeruput secangkir kopi hangat ditemani sahabat. Aku teringat tulisan teman temang es krim Magnum yang dinikmati dengan guyuran kopi. Cuaca boleh jadi kurang bersahabat kala itu, tapi masa sih aku harus menolak menikmati desert dingin hanya karena cuaca yang tak kalah dinginnya? Di Korea dengan suhu 12 derajat aja aku tetap menikmati makan es krim kok, masa cuma di Jakarta dan sekitarnya aku tak sanggup.

Magnum Tiramisu Afogatto Maxx Coffee - dianravi.com

pic source: FB Maxx Coffee

Magnum Tiramisu Affogato. Itu dia kolaborasi ice cream Magnum dengan Maxx Coffee yang bikin aku ngiler. Sesuatu yang dirasa akan memanjakan para pecinta es krim dan kopi seperti aku. Affogato sendiri memang biasanya dinikmati dengan satu scoop es krim yang dituangkan kopi. Cara menikmatinya adalah dalam kondisi meleleh. Nah, sensasi ini tentu akan berbeda ketika es krim yang ditawarkan adalah es krim Magnum yang justru berbentuk stik.

Eh sebentar, Magnum Tiramisu? Kok kayanya aku baru dengar ya. Ah rupanya memang es krim Magnum yang dipakai untuk kolaborasi ini memang bukan es krim biasa, tapi justru edisi terbatas yang memang hanya akan ada sampai bulan Desember saja. Menemukan satu alasan lagi untuk segera melipir ke Maxx Coffee terdekat sesegera mungkin.

Kedai kopi dengan lambang burung hantu yang sekilas agak mirip dengan logo kedai kopi terkenal dari luar negeri ini memang sudah tersebar di beberapa sudut jabodetabek. Sayangya ga ada satu pun cabang Maxx Coffee yang beneran dekat dari rumahku. Cabang terdekat aku hanya ada di Galaxy Park Bekasi, yang artinya aku masih harus menembus kemacetan. Tapi tak apa. Aku punya bonus bisa mengajak salah seorang sahabat yang memang tinggal tak jauh dari situ. Sekalian menambah koleksi Kulner Grand Galaxy yang sudah lama tak ku tulis.

Begitu beberapa deadline selesai, aku pun langsung menghubungi Anggi. Bikin janji kapan bisa bersua. Maklumlah, ibu dengan anak kembar ini memang semakin sibuk belakangan ini. Aku harus angkat topi, salut atas keberanian dia melepas asisten rumah tangganya, dan menikmati peran ibu rumah tangga sekaligus entrepreneur dalam waktu yang sama. Akhirnya kami janjian hari Rabu, 30 November 2016. And let’s the icip-icip begins.

Magnum Tiramisu Affogato ini dibandrol seharga Rp 49.000. Sayangnya memang bukan harga yang ramah di dompet, meski sebenarnya harga secangkir kopi di kedai kopi ibukota memang sekisaran itu. Dengan harga itu, kita akan dapat 1 es krim Magnum rasa Tiramisu, segelas kopi espresso, serta toping yang bisa kita pilih. Ada 4 pilihan toping yang bisa kita pilih, seperti chocolate sauce, caramel sauce, whipped cream, serta roasted almond chunk. Entah karena alasan apa aku memutuskan untuk memilih caramel sauce.

Mungkin ada yang bertanya-tanya, bagaimana sih caranya untuk bisa menikmati Magnum Tiramisu Affogato ini. Well, ijinkan aku menulis tutorial mengenai cara menikmati Magnum Tiramisu Affogato.

1. Kunjungi gerai Maxx Coffee terdekat

Magnum Tiramisu Affogato ini hanya bisa dipesan di Maxx Coffee. Sudah ada 17 cabang kedai kopi Maxx Coffee yang bisa kamu singgahi di Jabodetabek ini. Antara lain ada di  Maxx Box Karawaci, Grand Galaxy Park, Batik Semar, Intermark BSD, Lippo Plaza Kuningan, Benton Juction, Danamon Tower, Orange Coutny Cikarang, Lippo Kemang Village, Pejaten Village, Lippo Mall Puri 1, Berita Satu Plaza, Cideng, Depok Town Square, Living Plaza Bintaro, Pluit Village, dan Lippo Mal Puri 2. Jangan sampai salah kedai kopi ya, karena yang ada nanti kamu malah batal memesan Magnum Tiramisu Affogato.

Magnum Tiramisu Afogatto Maxx Coffee - dianravi.com

pic source: FB Maxx Coffee

2. Samperin kasir dan pesan Magnum Tiramisu Affogato.

Begitu masuk, langsung samperin aja kasirnya. Pesan Magnum Tiramisu Affogato. Atau kalau mau pesan tambahan lain juga silahkan. Pastikan mau pakai topping yang mana, apakah cocholate sauce, caramel sauce, whipped cream, atau roasted almond chunk. Jangan lupa bayar. Rp 49.000 untuk satu porsi Magnum Tiramisu Affogato. Ga usah ditawar-tawar, ini kan bukan di pasar.

Magnum Tiramisu Afogatto Maxx Coffee - dianravi.com

pic source: FB Maxx Coffee

3. Cari tempat duduk sambil menunggu pesanan siap

Aku biasanya nyari tempat duduk yang nyaman sekaligus bakal bagus buat foto-foto. Hari itu Anggi yang memilih tempat duduk. Kebetulan tempat duduk yang dia pilih ga terlalu jauh dari kasir. Jadi aku bisa sambil memantau juga kalau pesanan siap. Ga usah takut kehabisan tempat duduk yang instagramable. Menurut aku hampir semua sudut Maxx Coffee ini layak untuk jadi tempat berpoto.

Magnum Tiramisu Afogatto Maxx Coffee

4. Poto Magnum Tiramisu Affogato-nya terlebih dahulu

Namanya juga tukang poto yang segala dipoto. Apalagi menu ini kan terbatas. Sayang kan kalau ga diabadikan terlebih dahulu. Apalagi harganya juga ga murah. Ga bisa tiap hari bolak-balik ke Maxx Coffee buat nikmatin es krim diguyur kopi ini. Tapi ingat, jangan kelamaan poto-potonya. Nanti keburu memeleh es krimnya.

Magnum Tiramisu Afogatto Maxx Coffee

5. Buka bungkus Magnumnya dan…. guyur kopinya

Namanya juga Affogato, kopi dengan campuran es krim. Dalam hal ini, es krim yang diguyur kopi. Jadi begitu selesai difoto, buka kemasan Magnumnya, taruh dalam gelas yang berisi topping, dan tumpahkan perlahan espresso ke atas es krim. Mau tetap difoto? Disinilah peran teman dibutuhkan. Minta tolong sama temanmu itu untuk mengabadikan gambar saat lagi menuang kopinya. Biar tetep bisa eksis di instagram nanti. Siapa tahu suatu saat nanti diundang sama Unilever atau Maxx Coffee buat ngeliput produk terbaru mereka.

Magnum Tiramisu Afogatto Maxx Coffee

6. Nikmati manis pahitnya es krim Tiramisu terguyur kopi.

Selama ini es krim Magnum terkenal dengan kelezatan balutan coklat Belgianya. Nah edisi Tiramisu ini bukan cuma kelezatan coklat Belgia saja yang akan terasa, tapi kamu juga akan menikmati lelehan saus kopi dan biskuit renyah rasa kopi. Rasanya manis pahit yang dirasa setelah terguyur dengan espresso benar-benar sukses memanjakan lidah aku. Sebenarnya mas-mas barista Maxx Coffee sudah berpesan, silahkan tambah gula bila dirasa kurang manis. Tapi justru menurut aku rasa manis yang dirasa dari es krim Magnumnya sudah cukup, juga khawatir kalau terlalu manis malah akan menghilangkan rasa pahit ciri khas kopi itu sendiri. Cukuplah aku tersenyum manis menikmati Magnum Tiramisu Affogato sambil sekali lagi minta difoto oleh Anggi.

Magnum Tiramisu Afogatto Maxx Coffee

Ternyata bukan tanpa alasan kenapa yang dipilih untuk kolaborasi dengan Maxx Coffee ini adalah rasa Tiramisu. Selain karena faktor Tiramisu memang selalu menjadi dessert primadona di Indonesia, dalam bahasa Inggris Tiramisu memiliki arti ‘Cheer me up’ atau ‘pick me up.  Karena konon dalam sepotong Tiramisu dapat merasakan luapan citra rasa yang menggoda.

Nyum nyum nyum…. Tak perlu lama untuk menghabiskan sepotong es krim Magnum ini. Jangan lupa lap sekitar mulut buat memastikan ga ada sisa-sisa coklat ataupun kopi menempel. Sebelum melangkah keluar Maxx Coffee pastikan lagi barang bawaan, jangan sampai ada yang tertinggal. Buat yang penasaran, yuk kunjungi Maxx Coffee. Sebentar lagi bulan Desember akan segera berakhir. Harus secepatnya ya.

6 Film Kartun Kenangan 90’an Aku

Bismillahirohmanirohim,

Kartun favorit 90an - dianravi.com

Waktu diminta menulis tentang Kenangan Kartun 90’an aku langsung bersemangat. Kartun di era 90’an sahabat yang paling susah aku lupakan. Rasanya pada masa itu, aku begitu kecanduan dan tak boleh melewatkan setiap episodenya. Bayangkan kalau sekarang aku menikmati weekend  dengan bangun siang, di tahun 90’an hari Minggu justru merupakan hari tabu untuk bangun siang. Padahal hari libur hanya ada di hari Minggu, Senin-Sabtu dipadati dengan kegiatan sekolah, les pelajaran, les bahasa Inggris, juga latihan ballet. Tapi semua itu tak pernah membuat aku untuk absen menonton semua film kartun pada hari Minggu.

Kartun 90an - dianravi.com

Bahkan ketika aku berlibur ke tempat papa tengah bertugas di Aceh dan di Sorong, hari Minggu pagi aku tetap harus melaksanakan ritual menonton film kartun terlebih dahulu sebelum agenda jalan-jalan. Masih terekam jelas diingatan ku betapa kesalnya mama karena sudah melakukan perjalanan jauh sampai ke Indonesia bagian timur, aku tetap enggan keluar kamar hotel demi menonton film kartun.

Film kartun ini juga menjadi pembicaraan aku dan Mas Met saat kami untuk pertama kalinya melakukan komunikasi via telepon persis setelah berkomunikasi di dunia maya, 17 tahun yang lalu. Iya, kami menghabiskan waktu sampai sekiatar 2 jam pada pukul 3 pagi, hanya untuk membahas aneka kartun favorit kami.

Film kartun rasanya memanjakan anak-anak dan remaja di tahun 90’an. Stasiun TV selalu menayangkan kartun dari jam 6 pagi hingga menjelang siang setiap hari Minggu. Bukan hanya di hari Minggu, pada hari-hari lain pun film kartun selalu diputar setiap sore, tepat di jam bersantainya anak usia sekolah. Berbeda dengan sekarang yang justru acara TV lebih dipenuhi acara-acara yang menurut aku kurang cocok  untuk ditonton oleh anak-anak juga remaja.

Ada banyak sekali kartun kenangan di era 90’an itu. Aku menikmati anime mungkin sejak aku masih berada di Taman Kanak-Kanak hingga aku masuk kuliah di tahun 2000. Rasanya ga mudah membuat daftar singkat mengenai film kartun favorit. Tapi aku mencoba membuat daftar yang tak panjang. Dan inilah daftar kartun favoritku selama 15 tahun:

Kartun 90an - dianravi.com

Candy-Candy

Kisah Candy si anak yatim piatu yang selalu ceria ini adalah anime pertama yang aku tonton. Saat itu aku masih di Taman Kanak-Kanak. Seringkali aku menyewa video Candy-Candy untuk aku tonton bersama sepupu di rumah. Sayangnya video saat itu hanya ada sampai episode Anthony meninggal. Aku yang masih sangat lugu pun berasumsi kalau film itu tamat.

Ketika komik Candy-Candy diterbitkan, kenangan masa kecilku seperti dibangkitkan kembali. Aku kaget ketika mengetahui kalau ternyata cerita Candy-Candy tidak selesai hanya sampai Anthony meninggal dunia. Tapi justru masih panjang lagi. Dan ketika akhirnya film kartun Candy-Candy ditayangkan oleh sebuah stasiun TV, aku menantinya dengan harap-harap cemas. Apakah film ini hanya akan berakhir cepat seperti video yang aku tonton, atau justru sepanjang cerita komiknya? Aku lega saat mengetahui kalau film kartun yang ditayangkan di TV berakhir panjang seperti di komik.

Kartun 90an - dianravi.com

Sailor Moon

“Dengan kekuatan bulan, akan menghukummu!” Begitu kiranya teriakan Usagi, tokoh dibalik Sailor Moon saat sedang melakukan aksinya menumpaskan kejahatan. Usagi ini tak sendiri, tapi dia berjuang bersama teman-temannya para Sailor dengan nama berbagai planet.

Dalam kesehariannya Usagi ini sosok yang manja dan cengeng sebelum dia menyadari bahwa dia sebenarnya adalah putri bulan. Luna, kucing hitam dengan tanda bulan sabit di dahinyalah yang membantu Usagi berubah menjadi Sailor Moon.

Cerita Sailor Moon ini sangatlah panjang. TV di Indonesia pun ga berhasil menayangkan film ini sampai selesai. Bahkan aku pernah baca di TV Amerika malah dibikin episode khusus dimana Sailor Moonnya berpamitan sebelum  dihentikan tayangannya.

Kartun 90'an - dianravi.com

Dragon Ball

Ini kartun yang ga kalah panjangnya sama Sailor Moon. Dragon Ball, Dragon Ball Z, Dragon Ball  GT, dan masih banyak seri lanjutnya diputar terus di salah satu stasiun TV swasta. Berbeda dengan Sailor Moon yang entah kenapa ga sampai panjang diputar, Dragon Ball ini lebih bertahan lama. Dragon Ball ini juga yang jadi pembahasan utama masa-masa ngobrol via telepon aku sama mas Met. Petualangan Son Go Ku mengumpulkan bola naga ini memang sangat menarik untuk diikuti. Selalu sukses bikin penasaran. Sayangnya aku ga pernah tuntas mengikuti seri ini. Salah satu alasannya karena pernah Candy-Candy berubah jam tayang sehingga bentrok sama Dragon Ball. Alasan lainya tayangan di TV sempat hanya  diulang-ulang lagi sehingga aku mulai merasa bosan dan sekalinya lihat lagi tahu-tahu sudah panjang aja lanjutnnya.

Kartun 90'an - dianravi.com

Wedding Peach

Ini kartun yang jarang disukai dan ga bertahan lama di TV. Tapi tetap aja aku tonton. Alasannya? Karena film ini ditayanginya sore hari, ketika aku baru pulang ke rumah. Jadi waktu yang tepat untuk santai-santai di depan TV  sambil pacaran sebelum mulai mengerjakan PR.

Film ini bercerita 3 jagoan perempuan seperti Sailor Moon. Cuma, seusai namanya yang berbau pernikahan, sebelum para jagoan ini berubah wujud dengan kostum perangnya, mereka harus berubah wujud ke dalam pakaian pengantin terlebih dahulu. Norak? Iya lah. Kalau dalam kehidupan nyata, itu musuhnya sudah kabur duluan kali. Tapi tetap aja aku sih doyan nontonnya.

Kartun 90an - dianravi.com

Minky Momo

Ada yang tahu film ini? Entah kenapa aku lebih mengenal nama Gigi daripada Minky Momo-nya (dan setelah aku tanya pada Mbah Google, ternyata memang film ini tayang lebih dulu dengan judul The Advanture of Gigi di stasiun TV milik pemerintah  sebelum ditayangkan di stasiun TV swasta dengan judul Minky Momo).

Gigi atau Minky Momo adalah seorang gadis kecil yang mempunyai kemampuan berubah wujud menjadi orang dewasa. Aku mengenal film ini awal aku masuk Sekolah Dasar. Aku pun selalu larut membayangkan diriku bisa berubah-ubah menjadi aneka profesi seperti Gigi.

Kartun 90an - dianravi.com

Samurai X

Di Indonesia film ini memang tayang dengan judul Samurai X. Tapi di negeri aslinya judul yang tertera adalah Rurouni Kenshin. Film ini kalau ga salah tayang ketika aku sudah duduk di bangku SMA. Kesibukan yang mulai semakin padat membuat aku terpaksa bolong-bolong menonton film ini. Padahal aku sangat mengidolakan tokoh Kenshin ini sampai sekarang. Untung saja di tahun-tahun itu sudah mulai ada yang menjual VCD anime. Mulai dari serialnya,samapai CD lagu pun aku berhasil aku beli dengan membobol tabungan. Semuanya hanya demi Keshin kesayangan.

Sebenarnya masih banyak banget film kartun yang ini aku sebutkan. Tapi aku kasihan sama kalian yang membaca tulisan ini kalau terlalu panjang. Saint Seiya, Chibi Maruko Chan, Hamtaro, Dash Yankuro dan masih banyak lagi kartun-kartun Jepang yang senantiasa aku hapal lagu-lagunya. Coba tengok tulisan-tulisan berikut ini untuk cerita Kenangan Kartun 90’an lainnya:

1.  Merindukan Minggu Pagi yang Dulu

2.

3.

Kalau kalian, apa suka juga dengan film kartun yang aku sebutkan di atas tadi? Atau kalian punya pilihan film kartun lainnya? Yuk, ceritain film kartun 90’an versi kalian?

Kartun Favorit 90’an ini merupakan project untuk menulis bareng blogger sharing telegram

dianravi.com

6 Tempat Wajib Dikunjungi di Pulau Lombok ala DianRavi, Wisata Halal Lombok Sumbawa

Bismillahirohmanirohim,

Wisata Halal Lombok Sumbawa - dianravi.com

pic source: pixabay

 

Aku: Sayang, nabung yang rajin ya. Ulang tahun pernikahan kita nanti, aku pengen minta diajak ke Lombok

Suami: Lombok? Ulang tahun pernikahan kita kan tinggal dua bulan lagi?

Aku : Yes, I know. Mulailah rajin menabung biar kita bulan madu ke Lombok nanti.

Aku pun segera menaruh telepon genggamku. Saatnya kembali bekerja. Bibirku membuat membentuk kurva ke atas, tak kuasa menahan senyum membayangkan seandainya liburan ke Lombok itu benar-benar terwujud Januari nanti.

Lombok. Sebuah pulau yang berada di Nusa Tenggara Barat ini sudah lama berada dalam list tempat yang ingin aku tuju. Bukan rahasia lagi kalau Lombok memiliki banyak pesona kecantikan alam. Pantai-pantai cantik, pegunungan, pedesaan, dan kebudayaan semua itu menjadi daya tarik utama Pulau Lombok yang rasanya akan sulit untuk dienyahkan dari dalam pikiran. Fakta baru-baru ini Pulau Lombok dikukuhkan sebagai The World Best Halal Tourism Destination dan The World Best Halal Honeymoon Destination dalam ajang The World Halal Travel Summit/Exhibition di Uni Emirat Arab baru-baru ini menambah kuat rasa keinginan untuk mengunjungi pulau yang memiliki julukan Pulau Seribu Masjid ini.

Demi mengembangkan Wisata Halal Lombok, saat ini Lombok menjadi daerah satu-satunya (semoga sih nantinya daerah lain akan menyusul juga) yang memiliki Peraturan Daerah (Perda) mengenai pariwisata halal. Dalam Perda no 2 tahun 2016 tentang pariwisata halal, tertulis bahwa ruang lingkup pengaturan Pariwisata Halal ini meliputi destinasi, pemasaran dan promosi, industri, kelembagaan, pembinaan, pengawasan dan pembiayaan.

Ada 2 kawasan yang masuk dalam perencanaan konsep pantai halal, yaitu kawasan meniting (Lombok Barat) dan kawasan mandalika (Lombok Tengah). Rencananya akan dibuat pembatas permanen yang memisahkan wisatawan laki-laki dan wisatawan perempuan sehingga para wisatawan muslim dapat menikmati suasana pantai dengan rasa nyaman.

Sejauh ini sudah ada sekitar 38 hotel yang dilengkapi sertifikat halal di Lombok, diantaranya seperti Hotel Jayakarta, Hotel Bukit Senggigi, Hotel Lombok Plaza, Hotel Santika, Hotel Lombok Garden, dan lainnya. Untuk memiliki sertifikat halal ini bukan saja menaruh arah kiblat di setiap kamar, tetapi juga menyediakan makanan dan minuman yang bebas dari alkohol.

Apakah nantinya tidak takut angka wisatawan menurun akibat adanya konsep Wisata Halal ini? Kenyataannya setelah wisata halal ini diterapkan di Lombok, industri pariwisata semakin ramai. Kalau sebelumnya wisatawan asing yang datang umumnya dari negara Australia, Jepang, dan Eropa, kini wisatawan dari negara Timur Tengah, Brunei, serta Malaysia pun ikut meramaikan wisata Pulau Lombok. Tidak terkecuali, aku yang jadi semakin ingin menikmati wisata Pulau Lombok.

Suami: Emangnya kamu udah tahu mau ngapain aja di Lombok nanti?

Aku tak menjawab langsung pesan yang kuterima barusan. Alih-alih aku kembali mengulum senyum. Tentu saja aku sudah menyiapkan sederet tempat yang ingin aku kunjungi saat ke Lombok nanti. Sedikitnya ada 5 tempat yang ingin aku kunjungi kala ke Lombok nanti, yaitu:

Wisata Halal Lombok Sumbawa - dianravi.com

pic source: pixabay

1. Pantai Kuta Lombok

Bukan cuma Bali yang memiliki Pantai Kuta, Lombok pun juga punya. Pantai Kuta Lombok terletak di Desa Kuta yang terletak tak jauh dari Bandara Internasional Lombok. Pantai yang memiliki pasir putih ini dikelilingi oleh perbukitan, dan masih belum banyak dikunjungi oleh wisatawan.

2. Pantai Senggigi

Ini adalah pantai yang paling terkenal di Lombok. Memiliki garis pantai yang panjang dan tegas, pantai Senggigi Lombok menyuguhkan gradasi warna pasir dari hitam ke putih.

Di sekitar pantai ini terdapat dua tempat wisata yang menarik, yaitu Batu Bolong dan Batu Layar. Batu Bolong adalah sebuah Pura yang dibangun di atas karang. Menurut legenda, dahulu Pura ini digunakan sebagai tempat pengorbanan para perawan. Batu Layar yang letaknya tak begitu jauh dari Batu Bolong, merupakan sebuah lokasi dimana terdapat makam seorang ulama. Batu Layar ini dianggap sebagai tempat suci bagi para penganut Watu Telu.

3. Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan

Gili adalah sebutan bagi daratan kecil yang dikelilingi oleh lautan, sehingga terlihat seperti pulau terapung di tengah luasnya lautan. Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan merupakan 3 pulau yang dianggap eksotis di Lombok.

Gili Trawangan yang terletak di bagian barat Lombok ini memiliki air laut yang bening dan jernih, pasir putih, terumbu karang, serta aneka ikan hias. Uniknya di pulau ini tidak ada kendaraan bermotor. Satu-satunya kendaraan umum yang ada di pulau ini adalah andong yang disebut Cidomo. Selain itu kita juga bisa menyewa sepeda untuk mengelilingi pulau ini.

Gili Meno adalah pulau terkecil diantara ketiga gili ini. Pantainya berpasir putih dan airnya bening dengan gradasi hijau dan kebiruan. Di tengah Gili Meno terdapat danau air asin dan hutan bakau.

Sementara Gili Air yang berada di barat laut Pulau Lombok menyuguhkan taman air. Kegiatan utama di Gili Air ini memang sepertinya adalah snorkling. Ada beberapa titik tempat snorkling yang dianggap surga bawah laut.

4. Pantai Tanjung Aan

Posisi pantai Tanjung Aan ini tak jauh dari pantai Kuta Lombok. Pasir putih serta air laut berwarna biru jelas menjadi daya tarik utamanya, seperti umumnya panta-pantai di Lombok.

Bila berkunjung di bulan Februari, biasanya kita bisa menyaksikan Ritual Bau Nyale. Ini adalah ritual yang berhubungan dengan mitos masyarakat setempat tentang Putri Mandalika. Diceritakan putri tersebut melompat dari bukit untuk menghindari kejaran seorang pangeran yang ingin mempersuntingnya.

5. Pink Beach

Sebagai pecinta warna pink, aku merasa wajib untuk mengunjungi Pantai Pink Lombok ini. Nama pantai ini sebenarnya adalah Pantai Tangsi. Tapi karena pantai pasirnya berwarna kemerahan, maka orang-orang mulai menyebutnya sebagai Pantai Pink. Warna pink ini sebenarnya disebabkan adanya mikroorganisme yang tumbuh pada pecahan koral.

 

Wisata Halal Lombok Sumbawa - dianravi.com

6. Dusun Sade

Belum lengkap traveling kalau belum mengenal adat setempat. Setidaknya itu yang aku rasakan. Masyarakat yang menghuni Dusun Sade adalah suku Sasak, yaitu suku asli Pulau Lombok. Dusun Sade ini berada di Desa Rambitan, Lombok Tengah.

Keseharian masyarakat di Dusun Sade ini masih kental dengan tradisi Sasak jaman dulu. Rumah adat khas suku Sasak yang dibangun dari bambu dan beratapkan daun alang-alang masih berdiri kokoh. Mata pencaharian penduduk di Dusun Sade ini adalah bertani dan memenun. Kain tenun Dusun Sade ini biasanya dijual di art shop Koperasi. Kain tenun ini jelas tak boleh dilewatkan untuk dibawa pulang ke rumah, menambah koleksi kain-kain nusantara aku.

Aku mulai membayangkan diriku berada di pantai-pantai cantik yang ada di Pulau Lombok. Merasakan kakiku yang basah akibat pecahan ombak di atas pasir putih.  Tak sabar aku untuk berada di sana. Semoga impian untuk merayakan hari jadi aku dan suami di Pulau Lombok benar-benar bisa terwujud. Aamiin.

Wisata Halal Lombok Sumbawa - dianravi.com

“Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Promosi Lombok Sumbawa 2016 yang diselenggarakan oleh GenPI Lombok Sumbawa”

 

Salam,

dianravi.com