5 Makanan Ini Bisa Jadi Pilihan Oleh-Oleh Ketika Mengunjungi Semarang

Bismillahirohmanirohim,

Bumi Indonesia ini begitu luas. Begitu kaya akan sejarah, budaya, alam, serta makanan khas tiap-tiap daerahnya. Beberapa tahun terakhir ini aku mencoba mengejar mimpi untuk bisa telusuRI bumi pertiwi ini. Menjejakkan kaki dari Sabang sampai Merauke. Apa daya, karena keterbatasan dana, sejauh ini mimpiku masih terbatas pada pulau Jawa. Aku harus bersyukur karena tinggal di ibukota negara tapi memiliki keluarga di bagian timur pulau Jawa, sehingga menambah alasan untuk bisa jalan-jalan di pulau yang katanya paling padat penduduknya.

Salah satu yang membuat aku bangga jadi orang Indonesia selain kecantikan alamnya adalah kekayaan akan kulinernya. Tiap daerah memiliki makanan dan minuman khasnya masing-masing. Wisata kuliner pun menjadi kegiatan yang wajib dilakukan ketika sedang bertualang.

Kota Semarang menjadi salah satu kota yang cukup sering aku singgahi dalam perjalanan mudik ke Bondowoso berdua suami. Maklum saja, lokasinya yang memang berada di jalur pantura menjadi alasan utama mau ga mau pasti dilewati. Biasanya kalau kebetulan kami tiba di kota ini menjelang malam, mau tak mau kami pun akan bermalam. Kalau sudah begini, pastinya aku akan meminta menikmati makan malam di Simpang Lima.

Simpang Lima memang jadi salah satu tempat wisata kuliner di kota Semarang. Ketika hari sudah beranjak sore, tenda-tenda milik pedagang kaki lima pun mulai bersiap diri untuk mencari nafkah. Tahu petis serta nasi pecel menjadi salah alternatif pilihan menu makan malam ketika di Semarang.

nasi campur

Tapi tak selamanya aku bisa menikmati malam di kota Semarang. Karena seringkali matahari masih bersinar terang ketika kendaraan yang membawa kami melintasi ibuktoa Jawa Tengah ini. Meski begitu aku pun kerap minta mampir di toko oleh-oleh. Biar aku tetap bisa menikmati makanan khas dari Semarang. Ada beberapa oleh-oleh khas Semarang yang rugi untuk ga dinikmati.

1. Lumpia Basah

pic source: Wikipedia

Lumpia Semarang ini merupakan makanan perpaduan cita rasa Tionghoa dan Indonesia. Bentuknya semacam rollade yang diisi rebung, telur, daging ayam atau udang. Lumpia Semarang yang paling terkenal ada di Gang Lombok, yang merupakan daerah Pecinan Semarang. Tapi apabila memiliki waktu yang terbatas, di toko oleh-oleh pun umumnya menjual Lumpia Basah.

2. Bandeng Presto

pic source: Omiyago

Presto adalah cara memasak dimana memanfaatkan uap air yang bertekanan tinggi. Ikan bandeng dibumbui terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam panci dan dikunci rapat. Bandeng Presto ini umumnya digemari karena tulangnya yang sudah lunak, sehingga ga repot lagi memilah-milah tulang ketika memakannya.

3. Tahu Bakso Goreng

pic source: Omiyago

Tahu dan bakso, siapa sih yang ga suka dengan dua jenis makanan ini? Yang pasti bukan aku. Karena aku adalah pecinta tahu juga bakso. Jadi ketika dua makanan ini digabungkan menjadi satu, maka artinya wajib dimakan. Tahu bakso di Semarang ini katanya yang paling terkenal adalah Tahu Baxo Bu Pudji yang ada di Ungaran. Aku sendiri kalau beli masih sembarang di toko oleh-oleh yang kebetulan terlewati saja.

4. Wingko Babat

pic source: Omiyago

Wingko Babat ini adalah cemilan manis yang terbuat dari kelapa muda, tepung beras ketan, dan gula. Ada banyak varian rasa mulai dari original, coklat, nangka, durian, serta pisang. Sebenarnya wingko ini makanan khas Lamongan, tapi entah kenapa terkenal sekali di Semarang.

5. Spekulaas

pic source: Omiyago

Kue kering ini selalu mengingatkan aku akan kue buatan nenekku ketika menjelang lebaran. Kebetulan salah seorang sahabatku senang sekali akan kue jadul yang dijual di Toko Oen. Jadi kalau kebetulan ada kesempatan bisa mampir Toko Oen, pasti aku akan dengan senang hati membawa pulang Spekulaas ini untuk sahabatku itu.

Lima list di atas hanya sebagian pilihan oleh-oleh Semarang yang bisa dijadikan referensi ketika mengunjungi kota Semarang. Sayangnya ga semua makanan itu tahan lama. Padahal aku cuma melewati Semarang ketika berangkat mudik, karena biasanya ketika pulang kami akan memilih rute yang berbeda dari berangkat. Biar bagaimana pun ada kekhawatiran membeli makanan-makanan itu untuk dibawa pulang ke Jakarta. Untungnya baru-baru ini aku menemukan Omiyago yang jadi alternatif untuk beli oleh-oleh tanpa takut keburu basi di jalan.

Explore Indonesian diversity right from your home

Kalimat itulah yang akan muncul di awal kita membuka web Omiyago, sebuah toko online yang menawarkan aneka oleh-oleh makanan dan minuman dari penjuru Indonesia. Kata Omiyago sendiri berasal dari bahasa Jepang “Omiyage” yang artinya memang oleh-oleh. Logo  Omiyago sendiri bergambar tangan dengan buah di telapak tangannya. Jadi jangan harap menemukan baju, sepatu atau apa pun selain buah tangan berupa makanan dan minuman di web ini, apalagi menemukan cinta yang hilang.

Omiyago merupakan solusi buat para pecinta makanan minuman dari penjuru Indonesia tanpa harus repot-repot pergi ke daerah tersebut. Cukup bermodalkan koneksi internet (dan uang pastinya, masa sih mau gratis), membeli oleh-oleh bisa dilakukan cuma dengan 4 langkah saja. Tentunya setelah melakukan registrasi ya.

1. Explore The Products

Namanya juga mau belanja, ya harus liat-liat dulu dong ada pilihan apa aja. Pilihan produk yang ditawarkan Omiyago terdiri dari beberapa kategori untuk memudahkan kita dalam mencari yang kita inginkan. Seperti Beverage untuk minuman, Dishes untuk makanan berat, Snack alias cemilan, juga bumbu yang ada dalam kategori Spices. Ada juga kategori berdasarkan wilayah di Indonesia, seperti Bali, Java, Sumatera, Lombok, Kalimantan, dan Sulawesi. Cukup lengkap dan mudahkan ya?!

pic source: Omiyago

Kalau masih bingung mau beli yang mana, coba deh pilih paket spesial-nya. Seperti yang terdapat dalam Paket Semarang Spesial, kita akan mendapatkan wingko babat, bandeng presto, lumpia goreng, tahu baso goreng, lontong spekkoek, dan sambal petis.

2. Place Orders

Sudah tahu apa yang mau dibeli? Nah kalau sudah tinggal masukkan ke keranjang belanja, isi alamat pengiriman, dan lakukan pembayaran. Ada beberapa cara pembayaran yang bisa kita pilih untuk menyelesaikan transaksi di Omiyago, mulai dari menggunakan Visa, MasterCard, rekening BCA atau Mandiri, juga ada pilihan untuk Cash On Delivery.

3. Receive The Package

Pembayaran sudah dilakukan? Tinggal tunggu saja kurir dari Omiyago datang ke rumah mengantarkan pesanan. Untuk menjaga kualitas produk yang dikirim, Omiyago tidak berkerjasama dengan pihak kurir mana pun. Omiyago memiliki kurirnya sendiri.

4. Enjoy The Diversity

Ketika paket sudah ditangan, yang bisa kita lakukan tinggal menikmati keragaman buah tangan dari Indonesia. Selamat menikmati!

Mudah kan? Omiyago ini ga cuma bisa untuk diri kita sendiri loh. Tapi juga cocok untuk dijadikan hadiah yang terkesan mewah. Kenapa? Karena tiap produk Omiyago dikemas dalam kotak premium yang di desain khusus, selain itu masih ada lapisan kertas pembungkus untuk menjaga produk yang dikirimkan dalam keadaan baik. Masih ngerasa kurang istimewa? Ada kartu ucapan terimakasih dari Omiyago yang akan membuat kita merasa spesial.

*** Tulisan ini diikutsertakan dalam blog competition Omiyago dan TelusuRI***

19 Comments

  1. Aku hanya coba tahu Gimbal saat ke Semarang, yang lain belum pernah mbak, hehehe. Semoga menang lomba blognya ya mbak!

  2. Ngeliat nasi campur, jadi pengen nyobain, Gimana rasanya yah?
    Kirain Omiyago itu nama sejenis makanan khas semarang juga, ternyata bukan. Berarti kalau memesan di Omiyago , makanan kita bisa cepet sampenya dong yah?

  3. Aku suka banget sama lumpia mbak dian. Aih, kapan ya bisa makan langsung di semarang. Tiba2 melapar dan mengabaikan diet

  4. saya belum pernah ke semarang. ajakin dong… apalagi yang namanya kue spekula blm pernah nyobain juga. kalau yg lainnya sih sudah pernah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *