Beras Sehat, Beras Fresh dengan Re-Rice

Bismillahirohmanirohim,

Ketika masih sekolah dulu, aku belajar kalau makanan pokok orang Indonesia itu beragam. Ada yang makan nasi, makan jagung, sagu, bahkan nasi jagung. Tapi terus terang hingga saat ini aku selalu bertemu dengan orang yang makanan pokoknya adalah nasi. Bahkan ketika aku ikut suami mengunjungi sanak keluarganya di Madura sekalipun, makanan pokok mereka adalah nasi.

Entah ada kaitannya atau tidak, tapi berdasarkan data yang dihimpun Food and Agriculture Organization of United Nations (FAOSTAT) pada 2014 lalu, Indonesia merupakan produsen beras ketiga terbesar di dunia setelah Cina dan India. Secara bersamaan, Indonesia juga menjadi salah satu negara dengan tingkat konsumsi beras yang paling tinggi perkapitanya. Yaitu, hampir sekitar 150 kg beras per orang per tahunnya.

Melihat data tersebut, mungkin memang nasi saat ini sudah paling mendominasi menjadi makanan pokok orang Indonesia. Tak sedikit teman-teman aku yang selalu mengeluh masih merasa lapar setelah makan dengan alasan belum ketemu nasi. Ada juga yang akhirnya menikmati mie dengan nasi, atau pasta dengan nasi.

Alasan utama kita menjadikan nasi sebagai makanan pokok adalah karena nasi dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan karbohidrat, protein, berbagai mineral, dan vitamin. Sejak kecil kita dibiasakan makan nasi agar sehat oleh orangtua kita.

Siapa yang menyangka jika ternyata kandungan gizi dalam berkurang banyak akibat proses pengolahan gabah menjadi beras. Ditambah lagi dengan keadaan akhir-akhir ini terjadi penurunan kualitas beras yang ada di pasaran.

Sehat adalah investasi.

Jangan tanya siapa yang berkata begitu. Aku hanya kebetulan sering mendengar kalimat itu. Dan jauh di lubuk hatiku aku membenarkan kalimat itu.

Salah satu cara untuk menjadi sehat adalah dengan memastikan makanan yang masuk ke dalam tubuh kita adalah makanan yang bergizi dan berkualitas baik. Tapi kalau ternyata nasi yang menjadi makanan pokok kita sehari-hari kita kandungan gizinya sudah berkurang bagaimana kita mau menjadi sehat?

Beras Sehat, Beras Fresh dengan Re-Rice

Setelah sebelumya aku berkenalan dengan Re-Bread, mesin pembuat roti satu jari dan Re-Noodle, mesin pembuat mie yang cepat, kali ini tibalah aku berkenalan dengan si bungsu Re-Rice, mesin giling beras yang memberikan solusi gaya hidup sehat.

Terus terang aku sempat mengernyit melihat mesin giling beras untuk skala rumahan. “What’s for?” batinku. Tapi setelah mengetahui fakta bahwa kandungan gizi dalam beras bisa berkurang banyak akibat pengolahan gabah, aku mulai mengerti menggiling beras sendiri ternyata penting sebagai solusi hidup sehat.

Rumah terbaik bagi beras adalah gabah. Jika beras dipisahkan dari sekamnya dalam jangka waktu lama sekitar 3-4 meninggu, maka beras akan mati dan menjadi tidak segar lagi. Nah loh! Padahal aku termasuk yang suka membeli persediaan beras untuk satu bulan.

Perlakukan beras seperti kita memperlakukan bahan makanan lainnya

Begitu kata Ibu Jenny Widjaya, CEO PT. Readboy Indonesia. Kita belanja sayur dan bahan makanan lainnya pasti hanya untuk kebutuhan beberapa hari saja, malah aku belanja harian. Tapi kenapa kita memperlakukan beras berbeda?

Dengan menggiling beras sendiri, maka akan menghasilkan beras hidup, yaitu beras yang masih mengandung bekatul atau kulit ari, sehingga kaya akan serta, gizi, vitamin, antioksidan, dan kandungan-kandungan lain yang bermanfaat bagi tubuh.

Tak jauh berbeda dengan kedua alat yang sudah diperkenalkan sebelumnya, mesin giling beras Re-Rice ini juga mudah dioperasikan dan hemat listrik.  Aku mulai merasa PT Readboy Indonesia ini merupakan perusahan yang selain peduli pada gaya hidup sehat, juga memikirkan bagaimana ibu rumah tangga yang suka gaptek concern akan biaya listrik membengkak.

10 Alasan Megapa Harus Menggiling Beras Sendiri

  1. Kita akan mendapatkan beras hidup dan fresh karena langsung dari penggilingan.
  2. Beras Live Rice yang digiling sendiri lebih terjangkau.
  3. Nasi dari beras hidup lebih wangi, nikmati, dan bergizi
  4. Bebas dari beras oplosan.
  5. Terhidar dari resiko beras berpemutih, pengawet, dan bahan-bahan berbahaya lainnya
  6. Beras hidup masih terdapat kulit ari, penuh serat dan mikronutrisi.
  7. Mudah dicerna sehingga sangat cocok untuk bayi, anak-anak, dewasa, hingga lansia.
  8. Aman bagi penderita diabetes dan  program diet karena tinggi akan serat dan rendah kadar gula.
  9. Terdapat enzim anti oksidan untuk memperbaiki metabolisme dan meningkatkan kekebalan tubuh.
  10. Proses penggilingan yang mudah dan  cepat, serta daya listrik hanya 170 watt.

Sudah kenal dengan Beras Hitam?

Selain menawarkan mesin giling beras, di Readboy Indonesia juga menawarkan beras organik. Ada 3 jenis beras yang ditawarkan, yaitu beras putih, beras pink, serta beras hitam. Hmm kalian sudah pada mengenal beras hitam belum?

Baru seminggu sebelum menghandiri event ini aku tengah bercakap-cakap dengan ibu via telepon. Pembahasan kami seputar beras, mengingat kondisi ibu yang masih tahap pemulihan paska serangan jantung dan memiliki kadar gula tinggi. Ibu baru mendengar soal beras hitam dari temannya. Beliau berpikir beras hitam adalah ketan hitam.

Kebetulan aku pernah makan beras hitam bebeapa tahun lalu. Oleh-oleh mamaku ketika berkunjung ke Jawa Tengah. Jadi aku tahu persis bahwa beras hitam bukanlah bersa keta.

Berdasarkan sejarah, beras hitam ini berkaitan dengan adat istiadat Cina Kuno. Beras terlarang, begitu mereka menyebutnya pada masa itu. Bukan karena beras ini berbahaya, tapi justru karena beras ini hanya boleh dikonsumsi oleh kaisar dan keluarganya. Bila ada rakyat jelata yang berani mengkonsumsinya, maka nyawa menjadi taruhannya.

Beras hitam ini memang memiliki kandungan gizi yang paling baik di antara jenis beras lainnya. Kandungan seratnya 3,5 kali lebih tinggi bila dibanding beras putih, sehingga memberikan efek perlidungan pada sistem pencernaan dan mempertahankan angka gula akan konstan.

Bagaimana, sudah siap untuk bergaya hidup lebih sehat lagi?

Buat tanya-tanya seputar mesin giling beras Re-Rice dan beras organik ini bisa di langsung telepon (021)29636296 atau via whatsapp di 081298898838. Boleh juga lewat media sosial mereka di:

Facebook: Readboyshop

Twitter: @rbshopid

Instagram: @readboyshop

Salam gaya hidup sehat, teman-teman!

dianravi

Dian Safitri, travel and lifestyle blogger muslimah yang berdomisili di Jakarta, Indonesia. Pecinta kopi dan makanan. IVF Surviver.

7 Comments

  1. Di rumah kadang ada gabah kalau ortu lg ikut nguli panen gitu. Buat makan beberapa bulan cukup. Pas habis baru nyelep. Jd jujur aku gak tau harga beras, apalagi pas naik gini. Di kampung ada yg nyelepin itu aja milih krn ada yg malah bikin berasnya hancur. Kalau punya selepan beras kaya Re-Rice enak kali ya. Mau masak nyelep secukupnya

  2. Bener juga ya, soalnya selama ini ngiranya beras dalam kemasan itu udah awet jd ya gak bakal busuk kyk sayuran. Ternyata beras akan jd beras mati yg udah gk sehat lg ya duh huhuhu

  3. waduh ternyata selama ini kita salah yah, biasanya beli beras banyak buat stok, ternyata semakin lama distok semakin gak bagus,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *