Click, Remote Life Fantasy #whatmovieareyou #evrinaspGiveaway

I’m a simple girl. Cuddling on the couch in sweatpants watching a movie is way more romantic than a fancy dinner in a tight dress.

http://quotesgram.com/quotes-about-watching-movies-together/

Assalamu alaikum,

Waktu liat pengumuman di blog nya evrina.com ada lomba dengan tema “What Movie Are You” langsung girang pengen ikutan. Apalagi liat barisan sponsornya. Wowww banyak!! Toh aku rajin nonton film. Malah bisa dibilang itu kegiantan utama sehari-hari aku. Apa susahnya sih menulis tentang fim. Tinggal pilih aja satu film yang berkesan untuk ditulis. Piece of cake kalau kata orang bule. Tapi ternyata…semakin deket batas waktunya, semakin bingung mau nulis apa. Mungkin ini akibat terlalu banyak film yang ditonton. Film-fim yang rasanya berkesan tertimbun dalam memory tergantikan oleh film-film baru. Aku langsung nyerah dan berpikir ulang untuk mengikuti lomba ini. Sampai Sabtu kemarin.

Hari sabtu yang santai ga ada janji kemana-mana. Dan kebetulan di rumah lagi berdua aja sama suami. Leyeh-leyeh santai di depan TV, pindah-pindah channel. Sampai menemukan film Click diputar di HBO Hits. Aku ingat, meski sudah berulang kali nonton film ini tapi selalu ada perasaan tersentuh (dan sedikit banjir air mata) tiap kali menonton bagian akhirnya. Jadi, kenapa aku ga cerita soal film Click aja?!

Click_filmsource image dari Wikipedia Film Click ini dibintangi oleh Adam Sandler, Kate Beckinsale, Christopher Walken, juga ada David Hasselhoff. Film ber-genre komedi drama ini menceritakan tentang Michael Newman  seorang arsitek yang workaholic.  Suatu hari tanpa sengaja di bertemu dengan Morty di sebuah departmen store. Morty menawarkan sebuah remote TV. Tapi itu bukan remote TV biasa, karena remote itu bisa mengontrol kehidupan. Singkat cerita akhirnya Michael terbiasa menggunakan remote tersebut untuk mempercepat waktu saat-saat yang menurut dia membosankan. Seperti saat terjebak macet, bertengkar dengan istrinya, hingga mempercepat waktu ke saat ia mencapai promosi di pekerjaannya. Remote tersebut memprogram sendiri kebiasaan Michael mempercepat kehidupannya. Sehingga akhirnya tanpa harus memencet tombol pada remote kehidupan Michael terus loncat jauh ke depan. Akhirnya ia mendapatkan promosi yang ia inginkan. Tapi Michael sudah bercerai dengan istrinya, anak-anaknya sudah semakin besar, dan ayahnya meninggal dunia. Michael melewatkan semua itu. Puncak konflik terjadi ketika anak laki-lakinya menikah. Michael mengalami serangan jantung. Ia tersadar di rumah sakit. Ditemani kedua anaknya. Ketika anak-anaknya berpamitan, anak laki-laki sempat mengatakan akan pergi untuk keperluan bisnis, dan menunda bulan madunya. Ben, anak laki-laki tersebut, sempat mengakatan “Business comes first,” seperti yang biasa diajarkan ayahnya. Di situlah Michael semakin sadar, kalau ia telah banyak melakukan kesalahan. Ia berusaha mengejar anaknya hingga akhirnya kembali terkena serangan jantung. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya Michael berpesan pada anaknya “Family comes first….” And that hits me! Reflek air mata mengalir indah. Aku besar dari keluarga yang kadang lebih sering sibuk dengan urusan masing-masing. Meski sekarang kami mencoba untuk lebih sering berkumpul, tapi tetap ada rasa jengah karena tidak terbiasa. Ketika orang lain menjadikan bapaknya figure untuk mencari suami, aku justru dengan tegas mengatakan kepada mas Met “Aku ga mau kamu kaya, papa. Aku mau kamu lebih mentingin keluarga kita daripada pekerjaan.” Aku sendiri pun lebih senang menjadi ibu rumah tangga daripada harus sibuk aktif dengan pekerjaan kesana kemari. Sabtu kemarin aku seperti diingatkan kembali akan visi keluarga kecil kami. Family comes first. Ketika akhirnya di akhir film Michael hidup kembali pada hari dimana ia seharusnya membeli remote itu, ia merasa bersyukur dengan hal-hal yang sudah ia miliki. Mobil jelek, orang tua nya, juga anak istrinya. Ia memutuskan akan lebih banyak meluangkan waktu untuk keluarganya. Semoga aku dan suami akan terus bersyukur terhadap hal-hal kecil. Dan materi bukanlah segalanya. Will you still love me in the morning

Image source dari http://moviequotesonline.blogspot.co.id/

Postingan ini diikutsertakan dalam Evrinasp SecondGiveaway: What Movie are You?

what-movie-are-you

One Comment

  1. alhamdulillah mbak aku bukan workaholic mbak, tapi kadang emang suka lupa waktu klo lagi ngeblog hehe, makasih ya atas partsisipasinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *