Mari Kita Kalahkah Si Otak Kadal

Bismillahirohmanirohim,

Dua hari lagi menuju bulan baru! Yeayyyy!! Senang? Entahlah, antara senang dan khawatir Agustus ini akan segera berakhir. Beberapa hari terakhir ini aku mulai diserang perasaan malas menulis dan menunda-nunda. Tentu saja dengan berakhirnya bulan Agustus nanti pasti akan ada rasa lega enggak bakal dikejar-kejar untuk menyetorkan One Day One Post lagi. Eh tapi aku juga khawatir, masa setelah aku mencapai keberhasilan rajin menulis di bulan ini terus bulan berikutnya melempem? Duhhh enggak banget kan ya. Yang namanya prestasi itu kan harus terus dipertahankan, kalau perlu lebih berhasil lagi.

Tapi benar deh, dua hari ini serangan malas menulis luar biasa besar-besaran. Mau menyalahkan cuaca panas, tapi biasanya juga panas. Mau bilang karena sinus yang kambuh, duh sudah biasa bukan sakit itu. Mau bilang enggak ada ide juga sebenarnya aku bohong. Ada beberapa ide, ada banyak bahan tulisan, tapi semua itu ditolak mentah-mentah sama si otak kadal. Otak kadal di dalam isi kepala aku terus-menerus bilang, “Cari bahan tulisan lain lagi aja. Enggak mau nulis itu. Cari lagi.”

Hahhhh sampai kesal sekali aku sama si otak kadal itu. Terus barusan kebetulan temanku menulis status soal otak kadal. Wah rupanya otak kadal sedang berperan besar dalam membuat hati orang menciut sekarang ini. Jadi, daripada semua ide ditolak mentah-mentah oleh si otak kadal, maka hari ini aku akan menulis tentang OTAK KADAL! Biar kapok dia ganggu-ganggu pikiran aku, kita jadikan saja dia bahan tulisan. *senyum sombong penuh kemenangan*

Kenalan Sama Otak Kadal

Pertama kali aku mendengar istilah otak kadal itu dari buku Sila ke-6: Kreatif Sampai Mati karya Wahyu Aditya. Buku itu aku beli sudah lama sekali, dan bagus. Tadinya sih ingin membahas bukunya sekalian, tapi berhubung malas mencarinya, jadi kita bahas saja satu bab dari bukunya itu yang tentang Otak Kadal.

Otak kadal atau yang punya nama resmi amyglada adalah bagian otak yang berfungsi seperti provokator dalam di dalam kepala kita. Eh, provokator? Kok ngeri banget ya istilahnya. Tapi benar deh. Pernah enggak kalian merasa punya ide hebat sampai bersemangat enggak sabar untuk mewujudkannya tapi terus tiba-tiba kayak ada bisikan dari dalam diri yang bilang kalau ide kita enggak hebat, bahaya, udah mundur aja, enggak usah dilakukan? Nah si bisikan negatif itulah otak kadal.

Amyglada memang disetting agar kita mundur sebelum berperang. Amyglada ini yang suka mempengaruhi kegalauan, resah, rasa tidak percaya diri, sampai rasa malas. Intinya sih, amyglada adalah luapan emosi yang umumnya negatif.

Meskipun penuh dengan unsur negatif, tapi otak kadal ini bukan berarti enggak punya manfaat. Tujuan dari otak kadal ini menjadikan kita agar lebih berhati-hati dalam bertindak. Bisa dibayangkan seandainya enggak ada otak kadal yang memberikan alarm pada kita untuk mundur mungkin kita bakal melakukan banyak melakukan adegan-adegan berbahaya yang mengancam nyawa kita.

Menaklukan Otak Kadal

Otak kadal punya sisi positif, kalau begitu kita ikuti saja semua perintah si otak kadal? Wah, bisa-bisa kita cuma jadi katak dalam tempurung dong. Enggak maju-maju. Biar bagaimapa pun kita harus melawan si otak kadal.

Masalahnya otak kadal ini tidak akan mungkin dimusnahkan. Otak kadal ini punya kemampuan sihir untuk selalu menolak ide-ide baru dalam diri kita. Lagipula kita tetap perlu keberadaannya. Hmm terus kita mesti bagaimana dong agar bisa menaklukan si otak kadal.

Nah melalui  buku Sila ke-6: Kreatif Sampai Mati, Wahyu Aditya membagi tips untuk menaklukan si otak kadal. Ada lima langkah yang bisa kita terapkan agar otak kadal bisa kita taklukan, yaitu:

  1. Mengijinkan ide yang dianggap buruk oleh si otak kadal untuk masuk. Bilang ke diri sendiri, “Tidak apa-apa bila kita mengerjakan ide yang buruk.” Karena semua itu adalah hal yang wajar.
  2. Tidak ada plan B. Jangan biarkan si kadal untuk memilih.
  3. Latih pola pikir kita dengan hal yang berlawanan dari kata si otak kadal.
  4. Kegagalan adalah pelajaran. Tidak perlu takut untuk menjadi gagal.
  5. Berhenti membuat berbagai macam alasan.

Sudah siap untuk menerapkan langkah-langkah menaklukan si otak kadal? Alhamdulillah kalau tulisan ini selesai artinya aku sudah menaklukan otak kadalku hari ini. Besok mungkin akan lain cerita. Tapi mari terus berjuang mematahkan kenegatifan dari si otak kadal.

Otak kadal memang diciptakan untuk membuat kita mundur. Tapi tugas kita adalah untuk mengalahkan si otak kadal.

Let us turning can’t into can and turning dreams into plans

#BloggerMuslimahIndonesia #ODOP30

30 Comments

  1. Komprehensif nih Mbak Dian pembahasannya tentang otak kadal. Suka suka suka. Kalau besok otak kadal datang lagi, tulis saja tentang akibat yang pernah rasakan gara2 si otak kadal.

  2. Pertama baca otak kadal, rasanya kok pernah dengar ya.. trus setelah liat bukunya baru nyadar, aku punya bukunya. Emang bagus banget. Kayaknya malam ini harus baca lagi deh, biar otak kadal yang mampir di kepalaku bisa aku kalahkan 😀 Btw, TFS ya.. mba’ 🙂

  3. Wah, baru ngerti ada istilah itu. Setelah nikah saya banyak khawatirnya nih, apa saya sebenarnya sudah dikuasai oleh si otak kadal itu? Duh.. ngelawannya masih susahhh..

  4. Wah aku baru tau ada otak kadal, berarti yang sering jadi provokator di diri ku ini ternyata peranannya otak kadal, aku kadi pengen beli buku sila ke 6 ini.

  5. wah bermanfaat sekaliii. akhir2 ini aku pun sering terprovokator sama si otak kadal, males banget mau ngapa2in, apalagi nulis seringnya menunda-nunda alhasil kewalahan deh pas jelang deadline. TFS mbaaa

  6. Wahyu Aditya bukannya orang yang kreatif di bidang gambar dan dia buat sekolah khusus desain dan acara tahunan gitu ya? Dlu banget pernah wawancara dia tahun 2006 trus ketemuan lagi. Baru tau ada bukunya yang menjelaskan tentang otak dengan cara asik seperti ini

  7. Jadiiii aku sering galau gara2 dia nih hehe
    TFS mbak, jd punya pengetahuan baru soal itu. Aku keinget pelajaran Biologi tapi aku lupa fungsinya bikin galau itu hahaha 😛

  8. aku takuuut lihat foto pertama. Sejak punya anak, aku harus lebih kreatif memanfaatkan barang-barang di rumah buat jadi mainannya. Ya lumayan lah buat melawan si otak kadal

  9. Mendengar Amygdala, jadi inget band indie asal bandung.. dan baru tau kalo amygdala itu asalnya dari bahasa ilmiah, “otak kadal”.

    kebayang kalo gak ada otak kadal. mungkin udah melakukan yg enggak2, ya, kembaranku. wuahaha

  10. nah lho, ada otak yg namanya kadal hehheheee (jujur aku baru tahu). Ia, memang sering bangat tuh muncul pikiran2 negatif sebelum memulai sesuatu, ternyata ulah si otak kadal

  11. Aku sering banget liat buku ini. Tapi nggsk pernah tergerak untuk baca apalagi beli. Hahaha. Thanks banget ini bahasannya komplit banget jadi pengin makin tau

  12. Ya ampun hahaha aku kira otak kadal beneran, taunya istilah ya
    Aku baru tau banget istilah otak kadal dan aku baru sadar berarti selama ini aku hampir lebih dari 50% selalu dikendalikan sama si otak kadal ya
    Berarti mesti dilawan yak iniii. Apalagi kalau dia udah mulai membisikan hal-hal yang kurang baik seperti rasa malas dan ketidakpercayaan diri.

    Itu bukunya kok bikin penasaran ya, kujadi ingin punya dan baca deh, Mbak

  13. Baca tulisan teteh jadi ingat film animasi anak-anak, Inside Out.

    Perasaan kita berperang dalam diri untuk mengambil sebuah keputusan.
    Dan ini berefek banget ke masa depan.

    So,
    You are free to choose, but you are not free from the consequence of your choice.

  14. Waaaa aku pernah nulis soal amygdala juga nih beberapa tahun lalu. Sumbernya juga dari buku yang sama huehehe Mas Wadit emang penyampaiannya top banget. Suka banget dan membangkitkan banget.

    Ayo jangan kalah sama amygdala!

  15. Aku juga pernah nih nulis soal otak kadal yang juga terinspirasi dari bukunya Wadit. Wahahaha. Emang nama ‘otak kadal’ begitu mudah diingat dan mudah dikambinghitamkan. Soalnya ‘amygdala’ terlalu keren untuk disalah-salahin. Haha. Melawan otak kadal syulit, Mbak. Setidaknya sejak aku tau biang keroknya itu, eh, sampai sekarang tetep aja sering kalah sama si otak kadal.

  16. Saya baru tahu kalau nama indonesianya dari Amygdala itu Otak Kadal..
    Haha iya bener bgt, terkadang ada reseptor negatif yg terpicu di pikiran kita ufk tidak melakukan hal2 baru, jadi itu semua berasal dari otak kadal..

    Ya memang terkadang suatu waktu perlu mengalahkan bisikan otak kadal dan menembus batas batasan diri agar membuat diri semakin berkembang,..

  17. wuaw, kok aku baru tau
    kok waktu biologi gak dikasih tau tentang otak kadal yaaa. dikasih taunya cuma otak kanan, otak kiri, serebrum, dan kawan2nya.
    padahal kan kalo guru jelasin otak kadal juga, kan bisa sekaligus memotivasi murid2nya untuk menaklukkan otak kadal. yaa taulah anak2 pada pemalas

    aku juga suka bukunya yang ini. Sila ke6. suka covernyaaa…. ngidam dari duluuu… tapi belom beliiii…. hehehe

  18. Ahahaha.. kupikir otak kadal beneran mau disate. Ternyata si amygdala.

    Amygdala tidak hanya membuat kita terprovokasi, masih banyak lagi fungsinya. Yang jelas, memang Allah menciptakannya begitu dan diperlukan tubuh.

    Oh iya, makasih tipsnya.
    memang benar, kadang kita merasa suatu ide/pikiran kurang bagus sehingga ditinggalkan. Padahal kadang malah jadi luar biasa.
    Yang penting tetap semangat! Kreatif sampai mati!

  19. AKU BENAR-BENAR SEKARANG MASIH DISERANG OLEH OTAK KADAL. Mungkin saja sih, itu yang membuat bukuku belum bagus banget dan tiba-tiba misalnya pagi atau siang, aku punya ide nulis yang ciamik. Tiba-tiba pas sore atau malam. idenya hilang aja tuh, nyasar ke mana. Apalagi jika harus berhadapan dengan yang namanya laptop. Beeuuh. Buka blogger malah ujung-ujungnya cari video random di YouTube. Hadeeeh

  20. Saya nih Mbak parah banget, udah setengah bulan enggak nulis. Pasti karena godaan si otak kadal nih ya. hihihi. Untung kemarin udah mulai nulis lagi. Semoga besok-besok enggak tergoda sama si otak kadal lagi, deh. Jadi mesti direalisasikan tuh ya 5 langkah untuk menaklukkan si otak kadal 🙂
    Thanks for sharing, ya, Mbak Dian 🙂

  21. Adooohhh… Otak kadal aku lagi muncul. Males iya, bete iya, mau ngomong males, ngedengerin gak mau. Lagi mau sendiri aja gitu, tapi gangguan. Tapi gak mungkin bisa. Gimana ya mbak Di? Huhuhu

  22. Aku punya buku ini, buku yang kubeli tanpa pikir panjang.

    Tapi skg kemana ya bukunya.
    Cari dulu ah. Lupa2 inget tentang otak kadal, dan karena mba dian bahas, malah jadi pengen namatin lagi

  23. Otak kadal hemm… istilah yang baru saya denger nih. Tetapi ada benarnya juga tuh Otak kadal harus segera di kalahkan bahkan harus dimusnahkan walaupun sudah untuk dikalahkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *