Menilik Lifestyle Anak Muda Jaman Sekarang

Bismillahirohmanirohim,

Lifestyle adalah gaya hidup seseorang, semakin zaman modern semua bisa di lakukan dan dikerjakan secara instan dan mudah, akan tetapi semuanya menjadi semakin mahal. Anak muda jaman sekarang dan dulu pun begitu banyak perbedaannya. mungkin karena perubahan zaman yang semakin berkembang, hingga menjadikan sebuah perbedaan. Dengan adanya perkembangan zaman pun para anak muda menginginkan gaya hidup sesuai yang mereka inginkan meskipun apa yang mereka inginkan tidak memikirkan etika dan norma-norma yang berlaku dalam kalangan masyarakat.

 Dalam perkembangan zaman terdapat sisi baik dan sisi buruknya pula, sisi baik yang di dapat, anak muda zaman sekarang mampu mengenal dunia global yang tidak akan ketinggalan zaman dari berbagai negara lainnya. Dengan sisi buruknya, anak muda menginginkan gaya hidup yang glamour, sehingga membuat mereka menjadi sombong. Hal-hal seperti ini yang harus diketahui oleh para orangtua, agar anak bisa mempergunakan perkembangan teknologi dengan baik dan berguna tidak untuk sebaliknya.

Seperti inilah kira-kira gaya hidup para remaja zaman sekarang:

  1. Mengikuti gaya kebarat-baratan, dengan menyemir rambut, ombre, baju lengannya di lipat-lipat dan tidak ketinggalan selalu membawa iphone sama tongsis. Zaman sekarang handphone menjauh kan orang yang dekat, dan mendekatkan orang yang jauh.
  2. Bangun tidur yang dicari handphone, dan selalu aktif di media sosial.
  3. Suka dengan produk impor dibanding produk negara sendiri.
  4. Melanggar peraturan dan tata tertib dalam berkendara. Perlu diketahui, peraturan yang ada tentu harus ditaati, bukan untuk dilanggar, tetapi anak jaman sekarang tidak memperhatikan akan hal itu.
  5. Lebih sering bergaul di dunia maya dibandingkan dunia nyata.
  6. Anak muda masa kini tidak suka dinasehati, sukanya mengkritik, tetapi tidak mau menerima saran.
  7. Menjadi mahasiswa abadi semakin bertambah populasinya
  8. Jaman sekarang banyak anak di bawah umur yang sudah pacaran, dan parahnya lagi manggilnya dengan sebutan ayah bunda, mamah papah.
  9. Game semakin di depan, dan tugas semakin terkalahkan.
  10. Segala hal apapun dijadikan momen yang harus diabadikan melalui foto. Saat mau makan, bukan membaca do’a, tetapi justru memfoto dan mempostingnya di media sosial, apalagi makanannya berkelas. Masih banyak juga anak muda jaman sekarang yang bersedekah, ibadah pun juga di abadikan.

 Disisi lain mengenai hal buruk dari perkembangan zaman dari segi lifestyle tentu masih ada para remaja yang memanfaatkan perkembangan zaman dengan hal-hal positif yang menguntungkan, misalkan berjualan melalui media sosial, mencari beberapa pengetahuan melalui jejaring internet. Dan pemuda seperti inilah yang dibutuhkan oleh negara untuk memajukan negara kita, negara kita tidak membutuhkan remaja yang gaul, tetapi mencari remaja yang pintar, handal dan kreatif dalam memanfaatkan perkembangan zaman dengan baik.

3 Comments

  1. A-aku bangun tidur langsung liat hape itu mau lihat jam kok ._.
    kan kalo masih kesubuhan bisa tidur lagi wkwkwkwkwk /parahhh

    Tapi iya nih, aku ngaku…..kalo suka khilaf bangun tidur langsung cek notifikasi….astaghfirullah (meski cuma dilihat doang notifnya).

    Tapi kalau masalah fashion yg ikut”an Barat kaya cat rambut, gaya berpakaian, masih ga papa sih asal tahu diri dan batas aja.
    Tapi harusnya ga cuma fashion aja yang diikutin. Gaya hidup dan ketaatan peraturan juga kudu ngikut. Ya kan teh?

    Aku pernah tuh, semobil sama temennya tante yg baru pulang dr Australia. Nah aku duduk di samping sopir, sementara beliau duduk di baris kedua. Nah beliau nih pake seatbelt coba, Sedang aku yg samping sopir gapake. Trus temen tante bilang, kalo di Australia tuh emang apa yah….smua orang dah sadar akan keselamatan diri sendiri. Peraturan yang ada mengenai berkendara, misalnya, ya krn utk keselamatan mereka sndiri. Dan mereka nurut. Gitu.

    Yah cerpen /? wkwkwkwk

    • Iya, ga ada salahnya kita mengambil hal-hal baik dari budaya barat. Selama tidak bertentangan dengan kaidah agama.
      Itu kejadian ponakan aku banget. 4 orang masih balita, dari Australia pulang ke Bandung. Di mobil teriak-teriak ” Seat belt, car seat, Mommy!” padahal di mobilnya umpel-umpelan ahahahahahahahaha Serba salah memang jadinya. Tapi kalau bisa pakai seatbelt, biasakan. Aku juga kalau duduk di belakang hampir ga pernah pake :p jangan ditiru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *