Meraih Mimpi-Mimpi di Tahun Baru – #Resolusiku2017

Bismillahirohmanirohim,

#resolusiku2017 - dianravi.com

Berakhir sudah tahun 2016. 2017 sudah bukan di depan mata lagi sekarang, melainkan sedang dilalui. Ada rasa sedih mengingat mimpi yang ingin aku wujudkan kandas di 2016. Tapi, toh tak ada lagi yang bisa aku lakukan. Semua itu kehendak Sang Pencipta. Aku hanya bisa berdoa kalau segalanya akan lebih baik lagi di 2017.

Baca juga: Sepenggal kisah di akhir 2016

page 1 of 365

Memulai pagi hari di awal tahun aku mencoba untuk membuat resolusi. Sebenarnya sudah beberapa tahun terakhir ini aku nyaris ga pernah membuat resolusi. Umumnya resolusiku hanyalah “menjadi lebih baik”. Padahal tentu saja semua orang pasti ingin menjadi lebih baik. Tapi menjadi lebih baik dalam hal apa, tak pernah ada kata spesifik dalam hal itu. Tahun ini aku ingin berubah. Aku ingin lebih spesifik dalam membuat mimpi, membuat target-target yang nantinya akan dapat terukur di penghujung 2017.

Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan untuk membuat resolusi. Biar bagaimana pun resolusi kan tetap harus realistis. Jangan sampai saking serunya bikin resolusi kemudian di akhir tahun tak ada yang berhasil dilakukan. Berikut ini beberapa hal yang meski dilakukan saat membuat resolusi.

#resolusiku2017 - dianravi.com

Kebetulan Mbak Wati lagi mengadakan giveaway dengan tema #resolusiku2017. Rasanya aku ingin ikut berpartisipasi. Sambil menuangkan target-target yang ingin aku raih di 2017 ini, siapa tahu aku dapat hadiah juga. Sambil menyelam, minum air. Jadi apa saja yang menjadi #resolusiku2017? Yuk disimak;

Resolusiku 2017

1. Membuka tabungan haji

Sebenarnya sudah sekitar 2 tahun lalu aku ingin membuka tabungan haji. Tapi selalu saja ada alasan-alasan remeh yang membatalkan kaki ini melangkah pergi ke bank untuk membuka tabungan haji. Menabung sendiri memang sudah aku dan  mas Met lakukan bersama. Tapi ya tergabung begitu saja dengan tabungan untuk kebutuhan lainnya. Rasanya tentu akan berbeda kalau sudah membuka tabungan haji. Rasanya langkah bisa berangkat haji semakin dekat. Eh, apa itu cuma perasaan lebay aku aja ya?

Antrian berangkat haji sekarang ini kan lumayan sangat panjang. Terakhir kali aku cari-cari info sekitar 12 tahun menanti. Itu setelah berhasil menabung setengah dari biaya hajinya ya. Padahal cita-cita aku kalau bisa aku ingin berangkat haji di usai 40 tahun.

2. Jalan-jalan sesering mungkin

Ini mungkin bentuk pelampiasan dari kegagalan bayi tabung aku tahun lalu. Tahun ini aku ingin bisa jalan-jalan sesering mungkin. Tak perlu jauh-jauh atau yang menghabiskan biaya besar. Mengingat tabungan aku dan Mas Met sudah agak terkuras untuk biaya program hamil tahun lalu, aku pun tetap harus realistis. Kembali menabung untuk bisa traveling berdua lagi.

Desember lalu aku berkesempatan mengikuti Walking Tour yang diadakan oleh Jakarta Good Guide. Rasanya di 2017 ini aku ingin kembali mengikuti tour-tour lainnya yang mereka selenggarakan. Menjadi turis di kota sendiri.

3. Bekreasi dengan Tjampernik

Tjampernik adalah brand handmade yang aku produksi sendiri. Setahun terakhir ini aku berhenti total dari kegiatan jahit-menjahit. Alasannya lebih karena aku lelah berjualan online. Aku menikmati proses produksinya. Tapi untuk berjualan, ada kalanya moodku hilang karena terlalu lelah berkreasi. Mungkin tahun ini aku harus mengubah strategi penjualannya.

Aku belum tahu akan seperti apa nanti jalannya Tjampernik. Tapi yang pasti di awal tahun ini, aku mau mulai memproduksi lagi aneka hasil olahan kain batik. Kasian kain-kain batik yang terabaikan setahun terakhi ini.

4. Belajar agama

Masalah soal agama yang belakangan ini marak beredar di media sosial mengajarkan aku betapa sedikitnya ilmu agama yang aku ketahui. Aku harus memperdalam lagi ilmu agama. Yang namanya belajar tentu ga akan ada habisnya. Sampai akhir usia sebaiknya kita terus menimba ilmu. Apalagi tujuan utama kita (aku sih terutama) di dunia ini adalah menyiapkan diri untuk hari akhir nanti.

We die only once.” Aku lupa pernah membaca kalimat itu darimana. Alih-alih sibuk mengejar duniawi, alangkah lebih baik bila kita lebih mengutamakan urusan di akhirat nanti. Hidup di dunia pasti berakhir.

Kemarin-kemarin aku hanya belajar dari buku-buku yang aku beli juga menonton acara dakwah yang semakin mudah bisa aku akses via youtube.  Di 2017 ini aku mau mulai sebisa mungkin rajin mendatangi acara-acara pengajian. Biar bagaimapun, kita membutuhkan guru untuk membimbing.

5. Semakin serius nge-blog

Alhamdulillah, di 2016 kemarin aku mulai bisa mendapatkan penghasilan dari menulis blog. Meski pun aku masih belum berhasil menulis setiap hari sih. Tapi kali ini aku berhasil bertahan di satu blog aja. Ya iya sih, lebih karena udah pake dot kom kok masih mau pindah-pindah blog.

Target yang harus aku capai di tahun ini aku harus membiasakan menulis meski lagi traveling. Ini masalah yang masih aku alami tahun lalu. Padahal segala peralatan tempur untuk nulis blog lengkap aku bawa. Mulai dari laptop hingga modem untuk kebutuhan internet. Tapi tetap saja aku gagal menulis ketika lagi di luar kota, atau lagi jalan-jalan di ibukota.

Aku juga ingin mencoba jadi vlogger tahun ini. Belum kebayang sih format yang ingin aku bikin seperti apa. Tapi yang pasti durasi video yang ga terlalu panjang.

6. Menulis fiksi

Mimpi aku dari SMP adalah namaku tercetak dalam sebuah buku. Nyatanya sejauh ini namaku baru berhasil tercetak di buku skripsi dan buku nikah aja. Untuk menulis fiksi aku ga akan menggunakan blog ini. Tapi aku akan kembali mengkatifkan tumblr-ku. Tentu aku pun harus kembali melatih kemapuan menulis fiksi. Salah satunya dengan mulai rajin membaca buku-buku sastra lagi. Maklum, belakangan ini rak bukuku lebih rajin terisi dengan buku tema traveling.

6 hal itu yang ingin aku fokuskan di 2017 ini. Terkesan muluk? Semoga tidak. Aku tahu betapa ga mudahnya untuk bisa tetap fokus. Terlebih lagi aku adalah tipe orang yang gampang menyerah. Untuk itu aku pun harus punya kiat-kiat agar fokus di 2017.

Agar Fokus di 2017

1. Bikin jadwal harian

Aku ini tipe yang suka semau-maunya sendiri. Apalagi aku merasa bekerja di rumah. Padahal seharusnya meski pun kerja dari rumah tapi sebaiknya tetap harus punya jadwal harian. Bagi sebagian orang mungkin hidup yang terjadwal terkesan kaku. Tapi buat aku justru rasanya sangat penting untuk menghindari dari aksi malas dan mood swing.

2. Bikin target harian

Untuk sampai di atas tangga, tentu saja kita perlu menaiki anak-anak tangga terlebih dahulu. Begitu juga untuk bisa meraih mimpi. Ada anak-anak tangga yang harus kita jajaki terlebih dahulu. Untuk itu aku harus bikin target-target harian untuk membantu mencapai tangga paling atas.

3. Evaluasi

Apalah artinya perjuangan tanpa adanya evaluasi. Evaluasi ini tentu harus dilakukan secara berkala. Baik secara mingguan juga bulanan. Tujuannya tentu saja apabila ada target-target yang meleset aku bisa mempelajari dimana letak salahnya dan apa yang harus aku lakukan agar bisa tercapai.

Kiranya itu tadi catatan aku di awal tahun mengenai #resolusiku2017. Kalau resolusimu apa? Yuk ikutan juga giveaway yang lagi diadakan oleh Mbak Wati di blognya. Giveaway ini akan berakhir 10 Desember 2017. Masih banyak waktu untuk kalian bisa ikutan.

Selamat tahun baru teman-teman! Semoga tahun ini segala mimpi-mimpi kalian dapat terus terwujud. Aamiin.

Hidayah-Art First Giveaway “Resolusi Tahun 2017 Yang Paling Ingin Saya Wujudkan

#resolusiku2017 - dianravi.com

dianravi.com

11 Comments

  1. nulis fiksi jangan di resolusiin mbak.
    biarin aja ngalir. kalo di resolusiin nggak jadi lho. wahahaha.

  2. Senang baca tulisan tentang resolusi gini. Aku jadi tertular semangat untuk jadi lebih baik mbak! Semoga segala hal yang direncanakan tahun ini tercapai yah!

  3. Semoga 2017 membawa banyak keberkahan dan belajar agama nya bener2 di laksanakan dengan sungguh2 hehehe.Mari mengejar akhirat

  4. Semoga semuanya bisa terwujud di tahun ini teh, semoga diberikan yang terbaik oleh Allah teh, semoga makin baik, makin menarik, makin soleha, makin bijak bestari XD

    Semoga makin lapang dadanya :)amiiiin.

    Semoga menang! xD

  5. Tabungan hajii, jadi ngingetin niatku yg belum2 juga terealisasi. Thanks banget mba, resolusi tahun ini banyak kemiripan dgn punyaku hihi.. Semoga bisa berjalan sesuai rencana ya mba 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *