Pengalaman Pertama Kali Snorkling di Karimunjawa

bismillahirrahmanirrahim,

karimunjawa

“Penumpang yang terhormat, beberapa saat lagi kapal akan segera berlabuh.” Pengumuman yang diucapkan oleh kapten kapal lewat loud speaker tadi disambut dengan rasa syukur oleh hampir semua penumpang, tidak terkecuali aku.

Akhirnya, perjalanan terombang-ambing di atas ombak yang memakan waktu lebih dari 4 jam perjalanan ini akan segera berakhir. Lega. Begitu kiranya kata yang tepat untuk mendeskripsikan perasaan aku. Karena aku tak yakin, bila perjalanan masih berlanjut bukan tak mungkin aku akan berakhir dengan mabuk laut.

Perjalanan dengan KMC Kartini menuju Semarang ini terasa lebih lama dibanding perjalanan saat hendak menuju Karimunjawa 3 hari sebelumnya. Ditambah cuaca sempat hujan saat di tengah perjalanan tadi, membuat kepalaku dilanda sakit yang luar biasa.

Untung saja kali ini kami sudah makan terlebih dahulu, hingga tidak membiarkan badan masuk angin seperti saat berangkat tempo hari. Kami juga sudah membekali diri masing-masing dengan minuman untuk antisipasi. Intinya, kami memang sudah lebih mempersiapkan diri akan perjalanan kembali ke Pulau Jawa ini. Tapi tetap saja, cuaca buruk tidak masuk dalam persiapan kami.

Tapi tenang saja, rasa mabuk laut yang mungkin aku alami ini tidak membuat aku kapok untuk kembali lagi ke Karimunjawa. Tentu tidak. Karena Karimunjawa menawarkan banyak tempat wisata yang masih ingin kembali lagi. Di luar rasa pusing akibat mabuk laut, masih banyak kenangan indah akan Karimunjawa dalam benakku.

Puas Snorkling di Karimunjawa

3 hari di Karimunjawa salah satu agenda kami di sana adalah snorkling. Enggak tanggung-tanggung, satu hari sendiri kami habiskan khusus untuk snorkling di beberapa pulau kecil. Karena ini adalah kali pertama aku snorkling, tentu saja aku tak sabar.

Titik pertama snorkling tak jauh dari Pulau Menjangan Besar. Dengan penuh rasa excited aku mulai memasang alat snorkling dan terjun ke air. Byurrr! Tapi aku malah enggak bisa napas. Napas aku terlalu boros untuk bisa bernapas dalam air menggunakan kacamata snorkling.

Dengan berat hati akhirnya aku terpaksa berenang-renang di atas air sambil sesekali menyelam, melihat ikan dengan fokus yang ngeblur. Pupus sudah harapan bisa melihat kecantikan biota laut. Rasanya menyesal karena aku lupa membawa kacamata renang biasa milikku.

Terus terang sedih juga sih lihat teman-teman lagi pada asik menikmati pemandangan bawah laut. Sementara aku hanya bisa nyemplung sedikit dan melihat burem. hicks… Begini ternyata rasanya jadi orang yang punya masalah dengan pernapasan. Ini pertama kalinya sinus yang aku derita mengganggu acara liburanku.

“Pakai ini, Mbak,” tiba-tiba dari atas kapal Pak Kapten melemparkan kacamata renang ke arah aku. Wahhh alhamdulillah, rupanya Pak Kapten bawa kacamata renang biasa. Penolong aku banget. Akhirnya aku bisa menikmati bawah laut. Masya Allah, cantik sekali.

karimunjawa

Dari Pulau Menjangan Besar, perjalanan dilanjutkan ke Pantai Tanjung Gelam untuk beristirahat sejenak sambil makan siang dan menunaikan shalat. Lag-lagi aku dibuat takjub dengan keindahan pasir putihnya. Katanya menikmati sunset itu bagus di pantai ini. Sayang kami masih terlalu siang, dan masih akan lanjut snorkling di sekitar Pulau Menjangan Kecil dan menikmati terbenamnya matahari dari pulau pribadi ini.

Meski hanya 3 hari hari saja, tapi Karimunjawa sangat berkesan buat aku. Dan masih ingin kembali lagi.

Beli Tiket Dadakan di Pegipegi Itu Mudah

pegipegi

“Pulang ke Jakarta pakai apa, Mbak?” pertanyaan itu membuyarkan aku dari ingatan pengalaman snorkling di Karimunjawa.

Terus terang aku bahkan belum tahu akan pulang pakai apa menuju Jakarta. Kemarin aku dan Mas Metra menuju Semarang dengan kereta api. Tapi karena ketidakpastian jam berapa tiba kembali di Semarang, aku belum berani membei tiket pulang. Hanya, semalam sebelum kembali ke Semarang, aku sempat melihat di Pegipegi kalau tiket kereta ke Jakarta untuk minggu sore sudah habis.

“Belum tahu nih, mau pulang pakai apa. Yang pasti harus pulang hari ini juga. Besok sudah harus kembali ke kantor. Mungkin kami pakai pesawat deh.”

Aku pun segera membuka aplikasi Pegipegi yang ada di smartphone milikku. Ini enaknya zaman sekarang, butuh traveling dadakan bukan hal yang mustahil. Dengan beberapa langkah mudah aku bisa mencari  tiket pesawat untuk membawa aku dan Mas Metra kembali ke ibukota.

Ini dia langkah-langkahnya:

1 Cari penerbangan

Masukan kota keberangkatan dan kota tujuan, pilih tanggal dan jumlah orang.

2. Pilih pernerbangan

Pilih jadwal penerbangan yang sesuai dengan waktu yang kita inginkan dan harga yang sesuai dengan kemampuan kita. Tekan tombol “Pesan Tiket” untuk melanjutkan pemesanan

3. Isi data kontak dan penumpang

Isi data-data penumpang yang dibutuhkan, seperti nama, no KTP, dan lain sebagainya.

4. Lakukan pembayaran

Pilih metode pembayaran yang kita inginkan. Kalau aku paling suka melakukan pembayaran via m-Banking. Praktis, semua dilakukan langsung dari smartphone tanpa harus kemana-mana lagi.

5. Terima E-Ticket 

Selesai pembayaran tinggal tunggu E-Ticket dikirimkan baik di email, maupun di aplikasi. Tak lama kok, Enggak sampai 1 menit malah.

Semudah dan secepat itu semuanya aku langsung mendapatkan tiket pesawat untuk pulang ke rumah. Aku masih  berada di Pelabuhan Tanjung Emas. Bahkan sakit kepala akibat perjalanan di kapal tadi saja masih bisa kurasakan.

Liburan singkat ke Karimunjawa sudah selesai, sekarang saatnya mencari kendaraan untuk membawa aku dan Mas Metra menuju bandara. Sampai ketemu di perjalanan berikutnya. Pastinya, pakai Pergipegi kan?

 

 

 

 

dianravi

Dian Safitri, travel and lifestyle blogger muslimah yang berdomisili di Jakarta, Indonesia. Pecinta kopi dan makanan. IVF Surviver.

12 Comments

  1. ya Allah aku pengen ksana sdh sejak zaman kuliah belum kesampaian hehe. Keren bangettttttt kak

  2. Dah lama nggak ke Karimun Jawa, terakhir 2013. lamaaaa banget, dah 5 tahun.
    jadi pingin snorkling lagi ke karjaw. Sunsetnya selalu memuaskan untuk dipotret.
    will be back soon to karjaw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *