Teruntuk Kalian yang Pernah Tertanam di Rahim Aku

Teruntuk Kalian yang Pernah Tertanam di Rahim Aku

Bismillahirohmanirohim, Hampir tiga bulan terakhir ini aku gampang sekali melow. Sebentar-sebentar air mata netes begitu aja. Mungkin kamu kurang piknik, Dian. Haaa bisa jadi. Memang rasanya sudah terlalu lama enggak melakukan ritual piknik. Tapi bukan itu yang menyebabkan aku jadi gampang galau, gampang baper. Aku masih merasa kehilangan. Aku masih merasa kehilangan ketiga calon bayiku. “Mbak, …