Koki Koki Cilik 2 Misi Menyelamatkan Cooking Camp

bismillahirrahmanirrahim, 

Anak-anak kecil berlarian ke pantry. Mereka sibuk memilih bahan masakan dan memasukkan ke dalam keranjang belanja mereka. Sesekali mereka berhenti dan tampak kebingungan ketika tidak menemukan yang mereka cari. Dari sana mereka kembali ke dapur, menanti instruksi untuk mengolah masakan yang sudah ada benak mereka, siap bersaing satu sama lain.

Gemes enggak saat menonton MasterChef Junior? Aku sih gemes sekaligus terkagum-kagum. Kadang enggak habis pikir kok anak-anak sekecil itu sudah sangat lihai memasak, tak jarang memasak masakan yang aku sendiri belum penah memakannya.

Sebagai orang yang enggak bisa masak, aku tuh selalu senang menyaksikan kemampuan anak kecil memasak. Makanya saat mendapat undangan Press Screening menonton film Koki Koki Cilik 2 aku pun menyambut antusias acara tersebut. Tak sabar rasanya melihat sekelompok anak kecil memasak lewat layar lebar.

Tapi ternyata aku salah. Film Koki Koki Cilik 2 bukan semata-mata tentang aksi anak kecil yang memasak. It’s beyond that. Ada banyak hal menarik dan pesan moral dari film yang akan tayang di bioskop mulai tanggal 27 Juni 2019 nanti.

Koki Koki Cilik 2 Misi Menyelamatkan Cooking Camp

Film Koki Koki Cilik 2 ini merupakan lanjutan dari Koki Koki Cilik yang tayang setahun yang lalu. Para alumni cooking camp berkumpul dan merencanakan untuk mengunjungi Chef Grant (Ringgo Agus Rahman). Namun ternyata ketika Bima (Farras Fatik) dan teman-temannya tiba di cooking camp, mereka menemui kenyataan di luar ekspetasi mereka. Lahan cooking camp tak lagi terurus, begitupula Chef Grant yang sudah tak lagi memiliki semangat. Apa sebenarnya yang terjadi dengan cooking camp?

Sebuah makna pertemanan, kerjasama dan saling menolong menjadikan film Koki Koki Cilik 2 memililki banyak nilai positif. Misi penyelamatan cooking camp dilakukan dengan terencana, menggunakan kemampuan para alumninya memasak. Berharap semua itu bisa kembali membangkitkan semangat Chef Grant untuk kembali percaya diri. Bersama pasti bisa!

Sama seperti film sebelumnya, sekuel Koki Koki Cilik ini juga menghadirkan beragam menu masakan yang disajikan melalui riset para chef sehingga menjadi masuk akal dibuat anak-anak. Proses pembuatan masakan dalam Koki Koki Cilik 2 pun didisain memiliki makna. Tentu, menjadi hal yang mudah, jika mengambil hikmah dari hal yang menyenangkan.

Keseruan para alumni cooking camp bertambah dengan hadirnya Adit (Adhiyat) yang ditemani tantenya, Adel (Kimberly Rider). Bukan cuma mereka di Koki Koki Cilik 2 ini juga ada tokoh baru Chef Evan (Christian Sugiono). Kira-kira apa ya hubungan ketiga tokoh baru ini?

Hmm mulai penasaran dengan film Koki Koki Cilik 2 ini? Bagaimana kalau lihat dulu trailer berikut ini.

Tampak seru kan ya filmnya? Bahkan Kak Seto merasa senang dan antuisias menantikan tayangan film yang di produksi oleh MNC ini. Kak Seto juga berpendapat film Koki Koki Cilik 2 ini selain bersifat edukatif, juga bisa menjadi momen untuk mengakrabkan keluarga.

Sangat dirindukan adanya film keluarga dan film anak-anak

Seto Mulyadi, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia

Tapi tolong jangan buru-buru ke bioskop buat nonton Koki Koki Cilik 2. Tahan. Sabar. Meskipun ini memang film bagus dan direkomendasi oleh Kak Seto, ada baiknya intip kalender dulu sebelum berangkat ke bioskop. Karena film Koki Koki Cilik 2 ini baru akan tayang mulai 27 Juni 2019.

dianravi

Dian Safitri, travel and lifestyle blogger muslimah yang berdomisili di Jakarta, Indonesia. Pecinta kopi dan makanan. IVF Surviver.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *