5 Hal yang Harus Diketahui Terlebih Dahulu Sebelum Melakukan Pinjaman Online

bismillahirrahmanirrahim, 

Gaya hidup yang ada saat ini terus terang tanpa sadar sedikit banyak mulai mengubah aku. Rasanya ada banyak yang aku inginkan butuhkan, tapi masih merasa terpentok dengan finansial. Untungnya saat ini sudah ada pinjaman online, yang memudahkan aku untuk mewujudkan kebutuhan yang belum sanggup aku beli secara tunai.

Eh ngomong-ngomong, sudah pada tahu belum sih bedanya pinjaman online dengan pinjaman konvensional? Barangkali ada yang masih bingung, aku jelasin sedikit ya.

Pinjaman konvensional, biasanya berupa pinjaman di bank memiliki persayaratan yang cukup rumit dan butuh proses panjang. Peminjam wajib melampirkan berbagai macam dokumen pendukung, seperti KTP dan Kartu Keluarga, Kartu Kredit, Nomor Telepon Rumah dan Orangtua serta kerabat. Selain itu ada juga proses survei rumah, dan tahapan lainnya.

Sementara pinjaman online jauh lebih mudah didapatkan dengan persyaratan hanya butuh foto diri sambil pegang KTP, alamat e-mail, atau akun media sosial saja. Prosesnya pun bisa dilakukan dimanapun, secara online, tanpa harus repot mengunjungi satu tempat khusus.

Sebagai manusia yang malas kemana-mana, selain jalan-jalan main, sudah tentu pinjaman online sangat menguntungkan aku. Bayangkan, lagi kepepet butuh uang lagi traveling, aku tetap bisa mengajukan pinjaman.

Tentunya di balik semua kemudahan pinjam online itu, ada konsekuensi yang harus dibayarkan. Sudah sepatutnya kita, sebagai pengguna digital, paham bahwa semua hal tentang diri tersimpan di dunia cyber dalam perangkat elektronik yang kita dimiliki. Karenanya, jika melakukan kesepakatan transaksi digital, mau tak mau kita memberikan kewenangan pihak lain untuk mengakses data diri berdasarkan ketentuan yang berlaku. Bijaklah membaca syarat dan ketentuan yang ada sebelum melanjutkan proses.

5 Hal yang Harus Diketahui Terlebih Dahulu Sebelum Melakukan Pinjaman Online

Nikmat ya dengan kecanggihan teknologi sekarang ini. Rasanya mau apa pun dimudahkan jalan keluarnya. Eh tapi syarat dan ketentuan berlaku pastinya ya. Termasuk soal pinjaman online ini. Meski mudah dilakukan, tapi tetap ada baiknya kita tau beberapa hal terlebih dahulu sebelum kita melakukan pinjaman online.

Nah di tulisan kali ini aku mau berbagi tips 5 hal yang yang harus kalian ketahui terlebih dahulu sebelum melakukan pinjaman online. Kira-kira apa saja ya itu. Check this out!

1. Paham data ponsel diambil

As I already said before, kita harus tahu dan maklum kalau data ponsel akan diambil saat kita melakukan pinjaman online. Karena menawarkan kecepatan langsung cair dalam hitungan hari, tanpa jaminan dan tanpa kartu kredit, pinjaman online membutuhkan data yang cukup untuk melakukan evaluasi pengajuan kredit. Metode evaluasi yang digunakan pinjaman online berbeda dengan bank pada umumnya, yaitu memanfaatkan data dari ponsel nasabah untuk menghitung credit scoring yang menentukan layak tidaknya seseorang mendapatkan kredit.

2. Hitung bunga pinjaman online

Di samping cepat dan praktis, produk pinjaman online juga mematok suku bunga lebih rendah daripada lembaga lembaga keuangan pada umumnya. Penetapan rating pada tingkat bunga pinjaman, disesuaikan dengan ada atau tidaknya jaminan yang diberikan kepada sang peminjam.

Selain prosesnya yang mudah, tenor yang diberikan juga cukup panjang, maksimal 20 bulan. Dengan pinjaman online, kebutuhan hidup yang sifatnya mendadak dapat langsung dipenuhi dengan mudah.

3. Catat tanggal jatuh tempo saat pinjaman cair

Tentu saja, di mana pun tempat kita meminjam, apakah itu di bank maupun pinjam online, semuanya bakal ditaghih bila tidak membayar utang saat jatuh tempo.

Oleh karena itu ketika pinjaman online kita sudah disetujui dan cair, hal pertama yang wajib diingat bila punya utang adalah mencatat kapan tanggal jatuh temponya. Dengan mencatatnya, kecil kemungkinan kita akan lupa kapan utang harus dibayar.

4. Sadar resiko menunggak pinjaman online

Gimana kalau kita tidak membayar kewajiban pinjaman online? Ya sama seperti semua pinjaman, pasti akan ditagih. Proses penagihan mulai dari cara ‘lunak’ yaitu reminder sms dan email, lalu telpon dan kunjungan, sampai dengan keterlibatan pihak ketiga.

Jika penagihan tidak berhasil dan kita tetap menunggak, upaya terakhir perusahaan pinjaman online adalah melaporkan kewajiban dan status kredit yang menunggak ke kredit biro. Kredit biro mencatat semua pinjaman yang dilaporkan anggota mereka, dalam hal ini bank, perusahaan pembiayaan dan pinjaman online.

Jika kita memiliki catatan buruk (menunggak) di kredit biro, besar kemungkinan saat kita akan mengajukan kredit di lembaga keuangan lain akan sulit disetujui. Karena lembaga keuangan lain tersebut akan melihat catatan buruk penunggakan kredit kita.

5. Sekali lagi,pastikan kemampuan membayar

Last but not least, pastikan kemampuan membayar kita. Kemudahan pinjaman online memang sangat menarik, terutama bagi aku kita yang sedang desperate butuh dana cepat untuk kebutuhan darurat.

Karena itu, salah satu hal yang wajib dan selalu harus diperhatikan ketika memutuskan mengajukan pinjaman online adalah jumlah bunga yang harus dibayar. Apakah kita bisa membayar bunga tepat waktu dan apakah keuangan kita memadai untuk menyelesaikan kewajiban pinjaman online tersebut.

Bagi yang membutuhkan pinjaman online untuk berbagai kebutuhan, bisa ajukan pinjaman online dari berbagai bank dan lembaga keuangan terbaik di Indonesia melalui CekAja.com secara online. Untuk informasi lebih lengkapnya bisa langsung kunjungi link berikut ini ya  https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online

dianravi

Dian Safitri, travel and lifestyle blogger muslimah yang berdomisili di Jakarta, Indonesia. Pecinta kopi dan makanan. IVF Surviver.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *