Beauty

Bio-Oil Dry Skin Gel, Solusi Untuk Kulit Kering

bismillahirrahmanirrahim,  

Tinggal di Jakarta dengan intensitas sinar matahari dan kelembapan udara yang tergolong tinggi, membuat aku rentan mengalami ragam permasalahan kulit, salah satunya adalah kondisi kulit kering.

Apalagi cuaca belakangan ini sangat tidak bersahabat. Beberapa minggu lalu anas terik hingga suhu berkisar di atas 30 derajat, tapi disertai angin kencang. Minggu ini sepertinya mulai masuk musim hujan. Cuaca jadi terasa sejuk, tapi bukan berarti permasalahan kulit kering lantas selesai begitu saja.

Yang bikin aku gemes, kulit wajah aku berminyak tapi kulit badan kering. Rasanya kayak ingin pindahin kulit yang ada di wajah, dan membaginya ke kulit, biar rata. Ah, tapi itu kan tidak mungkin terjadi ya. Aku butuh solusi nyata, bukan khayalan semata. Akhirnya solusi ini aku serahkan ke Bio-Oil Dry Skin Gel.

No More Dry Skin with Bio-Oil Dry Skin Gel

Sudah sekitar satu minggu terakhir ini aku mempercayakan kulitku pada Bio-Oil Dry Skin Gel. Produk ini mengklaim sebagai produk yang menawarkan merawat kulit kering dengan cara yang berbeda. Eh dimana bedanya?

Kalau produk krim, lotion, dan body butter untuk kulit kering tradisional pada umumnya berbahan dasar air, Bio-Oil Dry Skin Gel ini terbuat dari minyak. Bahan dasar dari air umumnya akan menguap ketika bersentuhan dengan kulit, biasanya kamu akan merasakan sensisi dingin saat mengaplikasikan produk tersebut. Berbeda dengan Bio-Oil Dry Skin Gel yang justru memberikan rasa hangat ketika diaplikasikan pada kulit.

Secara umum kandungan Bio-Oil Dry Skin Gel terdiri dari  87% minyak, 10% humektan, dan 3% air. Sayangnya memang dalam kemasannya, keseluruhan kandungannya tidak tercantum. Tapi kamu bisa mengetahuinya dengan berkunjung ke website resmi Bio-Oil, atau melihat list berikut ini:

Paraffinum Liquidum, Isopropyl Palmitate, Triisononanoin, Cetearyl Ethylhexanoate, Glycerin, Butyrospermum Parkii Butter, Aqua, Isopropyl Myristate, Urea, Caprylic/Capric Triglyceride, Isostearyl Isostearate, C26-28 Alkyl Dimethicone, Sodium Lactate, Gluconolactone, Sodium PCA, Sodium Hyaluronate, Octyldodecyl PCA, Sucrose Laurate, Sucrose Stearate, Lactic Acid, Lanolin, Butylene Glycol, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Bisabolol, Helianthus Annuus Seed Oil, Silica, Glycine Soja Oil, BHT, Retinyl Palmitate, Tocopheryl Acetate, Niacinamide, Linoleic Acid, Linolenic Acid, Tocopherol, Anthemis Nobilis Flower Oil, Calendula Officinalis Extract, Rosmarinus Officinalis Leaf Oil, Lavandula Angustifolia Oil, Parfum, Citronellol, Farnesol, Limonene, Linalool, CI 17200.

Dengan berbahan dasar minyak dengan mengandung hanya 3% air, formulasi Bio-Oil Dry Skin Gel memadukan emollients seperti shea butter dan humectants seperti glycerine dan urea, ditambah dengan Niacinamide B3 menjadikannya 100% aktif dan efektif dalam mempertahankan kelembapan kulit. 

Selain untuk mengatasi masalah kulit kering, gel ini juga diklaim cocok untuk kulit sensitif. Bukan hanya untuk kulit tubuh, tapi Bio-Oil Dry Skin Gel ini juga bisa digunakan pelembab pada wajah. Hal ini dikarenakan gel pada Bio-Oil Dry Skin Gel ini non-comedogenic alias tidak menyumbat pori-pori. Tapi buat aku pribadi, cukup digunakan pada kulit tubuh saja, wong kulit wajah aku sudah berminyak.

Gel berwarna pink ini dikemas dalam botol berbahan plastik putih. Tidak ada yang istimewa dalam kemasannya. Terlihat biasa saja. Tapi dengan tutup model flip top yang mudah dibuka namun cukup erat saat ditutup, tidak menyebabkan mudah tumpah, membuat packaging Bio-Oil Dry Skin Gel ini nyaman untuk dibawa berpergian.

Review Setelah Menggunakan Bio-Oil Dry Skin Gel

Baru seminggu ini aku mencoba menggunakan Bio-Oil Dry Skin Gel. Itu pun enggak setiap hari. Maafkan aku yang memang seringkali lupa untuk mengurus diri, apalagi beberapa hari terakhir ini kondisi kesehatan sedikit minta perhatian berlebih.

Butuh agak lama untuk meresap di kulit saat aku mengaplikasikan Bio-Oil Dry Skin Gel ini. Terus terang aku masih belum terbiasa dengan rasa lengketnya. Aku lebih memilih menggunakannya di malah hari pada tangan, kaki, serta area sekitar bahu yang belakangan ini terasa kering.

Meski aku belum teratur menggunakan Bio-Oil Dry Skin Gel ini, tapi ternyata perubahannya cukup terasa kok. Terutama di area bahu yang memang kulitnya terasa paling kering. Perlahan aku sudah mulai bisa merasakan kulitku kembali moist. Sementara untuk area tangan dan kaki, perubahannya masih belum terlalu terasa, mungkin butuh waktu setelah satu bulan pemakaian agar lebih terlihat.

Kalau kamu punya masalah dengan kulit kering dan ingin coba pakai Bio-Oil Dry Skin Gel, kamu bisa membelinya di e-commerce ataupun drugsrore. Bio-Oil Dry Skin Gel ini tersedia dalam 3 ukuran, yaitu ukuran kecil 50 ml (Rp 75.000), ukuran sedang 100 ml (Rp 130.000) dan ukuran paling besar 200 ml (Rp 220.000).

#NoMoreDrySkin with #BioOilDrySkinGel Kalau kalian penasaran, boleh banget kepoin ig mereka @BioOilidn

dianravi

Dian Safitri, travel and lifestyle blogger muslimah yang berdomisili di Jakarta, Indonesia. Pecinta kopi dan makanan. IVF Surviver.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *