Yuk Ikut Meriahkan Coco Festival Indonesia 2018 dan Menangkan Puluhan Juta Rupiah

Bismillahirrahmanirrahim,

kota tua jakarta

Kota Tua Jakarta. Entah kenapa aku tak pernah merasa bosan untuk lagi-lagi menjejakkan kakiku ke wilayah ini. Padahal aku sadar betul, jarak Kota Tua dari rumah ini ini cukup jauh, meski cukup1 rute Trans Jakarta dari BNN, tetap saja makan waktu lebih dari 2 jam untuk akhirnya tiba di Kota Tua.

Tapi ya itu, tadi. Aku tak pernah merasa bosan. Apalagi mengingat betapa kurang pikniknya aku satu tahun terakhir ini, jadi main-main ke Kota Tua adalah sebuah hiburan yang menyehatkan jiwa buat aku.

Seperti jumat, 26 Oktober 2018 lalu. Lagi-lagi aku sudah berada di kawasan Kota Tua pada siang hari. Main ke museum? Enggak, aku cuma duduk-duduk bersama beberapa teman, sambil menikmati bangunan-bangunan tua di kawasan ini. Yang sudah mengenal aku cukup dalam tentunya tahu betul betapa senangnya aku mengagumi bangunan-bangunan tua.

By the way, kalian pernah terpikir enggak siapa pemilik-pemilik dari bangunan tua ini? Aku pernah penasaran dan mencari tahu. Rupanya sekitar 70% dari bangunan yang ada di Kota Tua ini adalah milik BUMN loh, termasuk diantaranya Toko Merah yang terkenal.

Bangunan-bangunan di Kota Tua memang menjadi salah satu daya tarik aku untuk kembali ke Kota Tua, lagi dan lagi. Selain aku juga senang berkunjung ke museumnya atau sekedar nongkrong di kedai-kedai kopi dan jamu yang sekarang semakin banyak bermunculan di kawasan ini.

Flashmob di Kota Tua

coco festival 2018

Lagi asik aku dan beberapa teman mengobrol di bawah sebuah pohon (asli, siang itu cuacanya terik banget), sekitar jam 14.00 wib, kami dikagetkan oleh suara sirene dari tengah lapangan. Aku pikir ada apa tanda bahaya apa, tapi enggak lama aku lihat semakin banyak orang berkostum menuju tengah lapangan.

Karena penasaran aku pun ikut ke tengah lapangan. Rupanya sirene tadi adalah tanda kalau akan ada flashmob di mulai. Wah seru nih, pas banget aku datangnya.

Flashmob ini enggak berlangsung lama, hanya beberapa menit saja. Tapi seru banget loh, karena dari Gatot Kaca, Wiro Sableng, Pocong, sampai Syahrini ada di sini. Pensaran, aku ceritakan ya:

coco festival 2018

Ceritanya suara sirene tadi berawal dari seseorang yang memencet tombol yang dipasang ditengah lapangan Fatahilah. Karpet merah digelar. Berbarengan dengan penari daerah tampil memeriahkan kawasan Kota Tua ini. Tak hanya penari daerah, tapi ada juga atraksi kuda lumping dan debus.

Saat sedang atraksi debus, ada seseorang yang terluka. Datanglah suster untuk mengobati. Tapi ternyata suster yang datang bukanlah suster rumah sakit pada umumnya, tapi suster ngesot ditemani arwah penasaran lainnya khas Indonesia seperti Pocong dan Kutilanak.

Tentunya melihat banyak setan-setan seperti ini banyak yang ketakutan dong. Saat itulah Wiro Sableng dan Gatot Kaca beserta super hero dari Indonesia lainnya datang melawan mereka. Singkat cerita, sudah tentu jagoan akan menang. Dan semua orang menyambut gembira kemenangan ini. Syahrini pun tampil menari bersama. Syahrini kw tentunya ya.

Seru bukan? Dan aku sampai penasaran ada apa sih sampai ada Flashmob begitu? Kan enggak biasanya ya?

Coco Festival Indonesia 2018

coco festival indonesia 2018

Usut punya usut, rupanya flashmob tadi adalah bagian dari pembukaan acara Coco Festival Indonesia 2018.  Coco Festival Indonesia atau biasa disebut dengan COCOFEST merupakan ajang festival kreatif yang didukung oleh BUMN dengan tujuan untuk saling menghubungkan dan menginspirasi anak muda Indonesia untuk lebih kreatif dalam berkreasi yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Ada banyak rangkaian acara terkait ajang Coco Festival 2018 ini sampai tanggal 10 November 2018. Sebagai penutup acara nanti akan ada Showcase & Workshop, Keynote Speech & Idea Talks, dan Meet & Greet dengan beberapa content creator terkemuka. Menarik juga.

Tapi ada yang lebih menarik lagi buat aku sih, lomba foto dengan hadian total sampai ratusan juta rupiah plus trip ke Labuan Bajo. Mau!!!! Dan caranya gampang banget.

  1. Upload foto kamu terkait dengan BUMN bisa berupa foto, video, atau animasi ke Instagram kamu
  2. Bikin caption semenarik mungkin dengan sertaka hastag #BUMNNYATABUATKITA dan #BUMNHADIRUNTUKKITA
  3. Jangan lupa, menntion 3 akun BUMN yang terkait dengan karya foto kamu itu
  4. Terakhir, tag akun @Cocofestindonesia dan ajak 3 teman kamu untuk ikutan

Mudah sekali bukan caranya? Dan ingat, hadiahnya berlimpah. Ayo, masih ada waktu sampai sebelum 10 November 2018 untu ikutan. Aku juga mau berburu foto tema BUMN lagi ah. Siapa tahu aku bakal dapat puluhan juta dan berlibur ke Labuan Bajo.

dianravi

Dian Safitri, travel and lifestyle blogger muslimah yang berdomisili di Jakarta, Indonesia. Pecinta kopi dan makanan. IVF Surviver.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *