Catur Dharma, Landasan 60 Tahun Astra yang Menginspirasi

Bismillahirohmanirohim,

61% dari penyebab terbesar kecelakaan adalah karena faktor manusia. Lebih dari satu juta orang meninggal karena kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia. Tiga hingga empat orang tersebut berusia 15 hingga 29 tahun. Di Indonesia sendiri, dari 100.000 korban kecelakaan, sebanyak 85% adalah anak-anak SD, SMP, hingga SMA.

Mengetahui angka-angka itu rasanya aku miris sekali. Memang tak jarang aku menemui anak-anak yang belum cukup umur sudah membawa kendaraan di jalanan. Mungkin mereka merasa diri mereka keren. Mungkin orangtua mereka pun tak menyadarinya akibat kesibukan yang ada.

Baca juga: Tidak Seharusnya Cinta Itu Buta

sumber: www.astra.co.id

Berangkat dari kesadaran bahwa pembinaan keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab kepolisian dan pemerintahan saja, melainkan tanggung jawab semua, Astra menggemakan keselamatan berlalu lintas di Kampung Berseri Astra (KBA) Cengkeh Turi, Binjai, Sumatera Utara pada 24 Sepetember 2017 lalu. KBA Cengkeh Turi ini diresmikan sebagai Kampung Ramah Anak – Tertib Lalu Lintas.

Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi; Walikota Binjai, M. Idaham; Plt. Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Hindro Surahmat; Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA, Lenny Nurhayanti Rosalin; serta Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk, Pongki Pamungkas.

Siapa sih yang tidak mengenal PT Astra Internasional Tbk? Perusahan yang didirikan oleh William Soeryadjaya, Lim Peng Hong, serta Tjia Kian Tie ini sudah ada di Indonesia sejak 60 tahun yang lalu. Perusahaan ini bukan saja dikenal karena kesuksesannya meraung keuntungan, tapi juga karena kepeduliannya yang dilakukan lewat corporate social responsibility.

KBA Cengkeh Turi di Binjai itu hanya salah satu dari inspirasi perjalanan 60 tahun Astra. Beberapa bulan lalu aku pun sempat bercerita tentang Kampung Keputih Tegal Timur di Surabaya yang juga penuh inspirasi. Sepertinya dimanapun Astra berada, ia akan terus memberikan inspirasi.

Berlandaskan Filosofi Catur Dharma

Acara peresmian di Medan beberapa bulan lalu merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT Astra yang ke-60. Selain di Medan, acara serupa juga dilakukan di 5 kota besar di Indonesia lainnya, yaitu Jakarta, Yogyakarta, Balikpapan, Surabaya, serta Makasar. Setiap peringatan HUT di kota-kota tersebut mengusung tema yang berbeda, tapi tetap fokus pada pilar kegiatan kontribusi sosial, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

Selama 6 dekade berkiprah, Astra telah mencoba menginspirasi Indonesia melalui produk dan layanan anak bangsa, sumber daya manusia yang unggul, serta kontribusi sosial yang berkelanjutan bagi bangsa dan negara sebagaimana filosofi perusahaan, Catur Dharma.

Astra Internasional memang memiliki falsafah perusahaan yang sangat spiritual. Filosofi yang dikenal dengan nama Catur Dharma ini memang menjadi dasar dalam setiap langkah yang Astra lakukan.

  1.  Menjadi milik yang bermanfaat bagi bagsa dan negara.
  2. Menjadi pelayanan terbaik pada pelanggan.
  3. Menghargai individu dan kerjasama.
  4. Senantiasa mencapai yang terbaik.

Melihat dari filosi Catur Dharma tersebut memang tak heran kalau Asra bisa terus menginspirasi selama 60 tahun ini. Aku sendiri pertama kali tahu soal Catur Dharma pada 2009 lalu, ketika aku tengah menempuh pendidikan pasca sarjana. Saat itu kebetulan salah seorang dosen HRD menceritakan bagaimana Catur Dharma ini bukan hanya saja mempengaruhi bisnis yang dilakukan oleh Astra, tapi juga mempengaruhi para karyawan Astra.

Secara tidak langsung, filosi Catur Dharma ini membuat karyawan-karyawannya bekerja untuk menunjukkan sisi terbaik mereka. Belajar dari itu, aku pun mulai berkaca diri. Meski bukan karyawan Astra, tapi bukankah kita selaku manusia harus bisa menganut filosi Catur Dharma itu? Nah, bagaimana dengan kalian, apakah merasa terinspirasi oleh Astra juga?

Referensi:

https://www.astra.co.id/Media-Room/Press-Release/Menhub-Budi-Karya-Terus-Gemakan-Keselamatan-Berlalu-Lintas

7 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *